DaerahKriminal

6 Tersangka Pemilik Beko Tambang Pasir Ilegal ‘Meninggal’

infonusantara.co.id, Batam – Hilangnya enam barang bukti alat berat berupa beko tambang pasir ilegal dikantor Bapedalda Batam menjadi perbincangan panas di salah satu media sosial (medsos). Ada yang menyebut dulunya ada delapan beko, kini tinggal dua beko saja yang terparkir di halaman gedung graha pemko Batam Centre.

 

Ada juga yang mengatakan ke enam beko itu di dipinjam pakaikan kepada para tersangkanya (pemilik Beko). Cuit seorang pengguna medso berinisial, Rd, juga mempertanyakan, bukan saja enam beko, namun barang bukti mesin sedot pasir (dompeng) dan beberapa mobil truck angkut pasir kini entah kemana rimbanya.

 

Menariknya, An, seorang pengguna sosial lainnya mengungkap, semua barang bukti yang ditangkap pihak dinas lingkungan hidup pemko Batam itu adalah terbesar di Indonesia.

 

Apa dasar hukum dilepaskannya semua barang bukti itu,” ujar An sembari bertanya.

 

Lanjutnya, kalau ada yang ragu coba cek ke menteri lingkungan hidup. Bahkan kepala dinas LH mendapat piagam penghargaan atas prestasinya itu.

 

Terkait keberadaan barang bukti tangkapan tersebut, Kepala Dinas Lingkungan hidup, Dendi Purnomo, saat dikonfirmasi (4/9/2017), usai hearing komisi III DPRD kota Batam, dirinya seperti salah tingkah.

 

“Kan sudah beritakan berulang-ulang,” ucapnya dengan wajah sedikit pucat.

 

Dipaparkanya, barang bukti itu dilepaskan karena keputusan pengadilan,ada yang pemiliknya meninggal dunia jadi kita serahkan kepada keluarga dan ada yang dipinjam pakaikan kepada pemiliknya, dengan syarat tidak boleh diperjual belikan, tidak boleh mengulangi perbuatan, dan syarat ketiga jika sewaktu-waktu alat itu diperkukan maka harus dikembalikan ke penyidik.” (Andreas Michael)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker