Bakebangpol Lingga Laksanakan Dialog Cinta Tanah Air dan Bela Negara

 

infonusantara.co.id, LINGGA – Bakesbongpol Lingga melaksanakan acara Dialog Cinta Tanah Air dan Bela Negara 2019. Pelaksanaan acara di aula Wan Pauza Ronald, SMA Negeri 1 Lingga, Senin 19 Agustus 2019. Tema acara: “Dengan Semangat Kemerdakaan, Mari Kita Tingkatkan Rasa Persatuan dan Kesatuan, serta Cinta Tanah Air.”

Hadir dalam acara, Asisten I Setda Lingga Rusli, Kepala Bakesbangpol Lingga H Armia, perwakilan Kodim 0315/Bintan Mayor (Inf) Sugiarto, Kabid Bakesbangpol Lingga Darmawan, para OPD, pelajar SLTA se-Lingga.

Kabid Bakesbangpol Lingga Darmawan dalam laporan mengatakan, dasar pelaksanaan acara, Peraturan Mendagri Nomor 38 Tahun 2011 tentang Pedoman Peningkatan Kesadaran Bela Negara di Daerah. Peraturan Mendagri Nomor 71 Tahun 2012 tentang Pedoman Pendidikan Wawasan Kebangsaan. Perda Nomor 04.01/DPA/II/2019, tanggal 03 Januari 2019 tentang DPA Bakesbangpol Lingga.

Maksud dan tujuan acara, memberikan pengetahuan dan menumbuh kembangkan sikap dan perilaku warga Negara yang di Jiwahi kecintaan pada Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan Negara.

Bentuk acara, sosialisasi implementasi nilai-nilai 4 pilar Kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, guna mendukung ketahanan Nasional. Sosialisasi aktualisasi nilai-nilai Kebangsaan atau Nasionalisme di kalangan generasi muda guna meningkatkan cinta tanah air dalam rangka keutuhan NKRI. Sosialisasi dampak kenakalan remaja terhadap generasi muda. Sosialisasi Pemuda dan rasa Nasionalisme.

Asisten I Setda Lingga Rusli dalam sambutan mengatakan, acara Dialog Bela Cinta Tanah Air dan Bela Negara ini diharap dapat menjadi sarana membangkitkan dan menumbuhkan semangat cinta tanah air kepada generasi muda. Hal itu, menjadi tanggungjawab semua elemen masyarakat.

Sehingga memunculkan generasi muda cinta tanah air. Karena kaum remaja sangat rentan pengaruh negatif dilingkungan masyarakat.

Perwakilan Kodim 0315/Bintan Mayor (Inf) Sugiarto dalam materi mengatakan, pengertian Bela Negara adalah sikap dan perilaku warga negara dijiwai kecintaannya kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. dalam upaya mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara.

“Kini, Negara kita perang melawan narkoba dan radikalisme. Generasi muda, generasi bangsa, jangan sampai di hancurkan narkoba,” tegasnya. “Kita semua harus bela Negara dari ancaman narkoba, bukan hanya berharap Polisi atau Satpol PP.”

Sementara, menurut Sugiarto, radikalisme merupakan sesuatu yang dapat mengancam keutuhan Negara dan Kedaulatan Negara. Sedangkan Konsensus Dasar Negara Indonesia, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945. Jadi, katanya, “Tidak ada tempat bagi radikalisme.” (*djoni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *