Beton Keropos Pencegahan dan Penanggulangannya (2)

Oleh Andre Sahattua Sirait

Menindaklanjutin pembahasan tentang permasalahan beton keropos yang ditulis pada paper sebelumnya berikut ini adalah langkah – langkah penanganan beton keropos :

Metode Penambalan (Patching or Sealing)

Untuk beton keropos tanpa tulangan yang terekspose, diajukan metode patching (tambalan) dengan langkah – langkah sebagai berikut :

Lakukan hacking dan hilangkan beton keropos yang lepas sampai menemukan permukaan yang padat.

Bersihkan area dati kotoran – kotoran dan sisa –sisa beton, lalu basahi dengan sika bond NV, tunggu ± 30 menit.

Tambal area yang terbuka dengan sika monotop 613.

Lakukan Curing area yang perlu diperbaiki.

Metode Suntikan (Pressure Grouting / Injection)

Untuk beton dengan tulangan yang terekspose, diajukan metode Pressure Grouting/Injection (suntikan) dengan langkah – langkah sebagai berikut :

Lakukan hacking dan hilangkan beton keropos yang lepas sampai menemukan permukaan yang padat.

Bersihkan area dari kotoran – kotoran dan sisa – sisa beton, lalu basahi dengan Sikabond NV.

Untuk area yang cukup besar pasang bekisting dan cor kembali denga Sikagrout 215 atau beton dengan mutu yang sama.

Untuk area yang kecil, sempit dan rapat dengan tulangan, diajukan metode sebagai berikut :

Sediakan agregrat 20mm dengan kawat ayam dipasang sekeliling area yang akan diperbaiki.

Tutup dengan bekisting, sediakan selang Grouting (inlet dan outlet)

Tambal celah – celah pada bekisting dengan Plug bersetting cepat.

Lakukan curing selama 1 hari.

Lakukan suntikan dengan sikagrout 215.

Berikan tekanan 1 – 3 bar dan tahan selama beberapa menit.

Selang grout dapat dipotong dan dilepaskan pada hari berikutnya.