Breaking NEWS
22 September 2018

Bupati Aceh Tamiang Senang, Masyarakat Antusias Dengar Tabligh Akbar Ustadz Zulkifli M. Ali

SUASANA Tabligh Akbar

infonusantara.co.id, ACEH TAMIANG – Bupati Aceh Tamiang Mursil senang, masyarakat antusias menyaksikan Tabligh Akbar Ustadz Zulkifli M. Ali di halaman Kantor Bupati Aceh Tamiang, Sabtu 4 Agustus 2018.

Tampak hadir dalam acara, Sekretaris Daerah Aceh Tamiang, Asisten Setdakab Aceh Tamiang, unsur Forkompimda, Kepala Kejaksaan Negeri Kuala Simpang, Kepala Mahkamah Syar’iah Aceh Tamiang, Ketua MPU Aceh Tamiang, Ketua MPD Aceh Tamiang, Ketua MAA Aceh Tamiang dan lainnya.

Sementara Tabligh Akbar dimulai pada Ba’da Sholat Dhuha. Dalam tausiahnya, Ustadz Zulkifli M. Ali menceritakan tentang sosok Dajjal. Menurut Zulkifli, Dajjal merupakan tanda kiamat kedua setelah Dukhon.

Dajjal merupakan satu diantara lima makhluk dipanjangkan umurnya oleh Allah SWT. Ia seorang laki-laki secara fisik maupun mental sangat jelek. Ketika Dajjal keluar, 2/3 manusia akan sujud dan menyembahnya, karena sihir ia dimiliki.

Sebelum Dajjal keluar akan terjadi masa-masa terberat selama tiga tahun, yaitu pada tahun pertama, Alloh menahan 1/3 air ke bumi. Tahun kedua, ditahan 2/3 air ke bumi. Tahun ketiga, turunnya Dajjal, tak ada air turun. Sehingga terjadi kemarau berkepanjangan.

Maka saat itu, umat Muslim berzikir dan memohon pada Alloh, agar dihilangkan lapar dan dahaga. “Zikir menjadi makanan dan minuman bagi orang-orang beriman,” terang Zulkifli.

Tanda-tanda munculnya Dajjal, ada tiga,  seperti surutnya Danau Tiberias di Israel, kurma di kebun Baisan tepi Yordania berbatasan dengan Palestina tak berbuah, dan terakhir tak mengalir mata air Baisan.

Para peneliti pun sedih, tanda keluarnya Dajjal semakin dekat. Umat akan terbelah, yang beriman dan munafik. Oleh karena itu, menghindari fitnah Dajjal, umat Muslim harus galakan sholat berjama’ah, perdalam Ilmu agama, tegakkan amar makruf nahi mungkar, bentengi diri dengan iman, taqwa serta perkuat tauhid. “Semoga kita menjadi umat diselamati Alloh SWT, Aamiin,” pungkas Zulkifli. (*bachruny sitompul)