Breaking NEWS
17 October 2018

Bursa Inovasi Desa, Bupati Berharap Peningkatan Mutu Pengelolaan Dana dan Pemberdayaan Masyarakat

SAMBUTAN Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal

infonusantara.co.id, NATUNA – Berdasar Nawacita Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, maka pemerintah pusat memberi peluang bagi daerah pinggiran, desa dan perbatasan, menetapkan sektor pembangunan prioritas melalui alokasi anggaran desa. Namun sebagaimana aturan perundang-undangan berlaku, pengelolaan anggaran desa itu, punya petunjuk teknis dan administrasi sangat ketat.

Tujuannya agar penyerapan dana desa tepat guna, tepat manfaat dan tepat sasaran. Oleh karena itu, seluruh kepala desa hendaknya selalu menyandarkan pengelolaan keuangan desa bagi pembangunan dan pelayanan pemerintahan sesuai peraturan, demi mencegah penyalahgunaan kewenangan serta pemanfaatan.

SAMBUTAN Kepala BPMD Natuna Indra Jhoni

Demikian disampaikan Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal, ketika membuka Bursa Inovasi Desa 2018, di Gedung Serbaguna Sri Serindit, Ranai, Natuna, Rabu 26 September 2018 pagi. Turut hadir dalam acara, Ketua DPRD Natuna Yusripandi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Natuna, Indra Jhoni, Kepala BPMD Provinsi Kepulauan Riau, anggota FKPD, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, para Camat, Kepala Desa dan Anggota BPD se-Natuna serta tokoh masyarakat.

Menurut Hamid, Natuna, salah satu dari 434 Kabupaten/Kota se-Indonesia yang saat ini berupaya mengimplementasikan Program Inovasi Desa demi mendorong pertumbuhan ekonomi serta membangun kapasitas desa berkelanjutan. Dari seluruh Kabupaten/Kota se-Kepri, Natuna merupakan daerah pertama menyelenggarakan kegiatan ini.

SEKAPUR Sirih

Hal itu membuktikan, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan sangat serius mendukung peningkatan peran pemerintah desa dalam pemberdayaan masyarakat, diantaranya melalui berbagai rancangan inovasi desa.

Kepala DPMD Natuna Indra Jhoni dalam sambutan mengatakan, tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan dana desa berkualitas, efektif dan efisien. Dengan memberi contoh-contoh inovasi pada proses perencanaan pembangunan desa dan memperkuat peran pendamping dengan berbagai referensi rancangan inovasi pada proses pembangunan desa. (*andi surya/humas)