Danlanal: FKPPI – TNI Garda Terdepan Penjaga Pancasila

KETUA FKPPI Natuna menyerahkan SK tembusan pada Danlanal Ranai

infonusantara.co.id, NATUNA – “FKPPI – TNI garda terdepan penjaga Pancasila,” pesan Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Harry Setyawan kepada Ketua Generasi Muda FKPPI 3015/Natuna Boy Widjanarko di Kapal TNI Angkatan Laut (KAL)-Sengiap, Selasa 29 Mei 2018 malam. “Apalagi kita tinggal di perbatasan, Pancasila adalah ideologi perekat kemajemukan bangsa, sesuai semboyan Bhinneka Tunggal Ika.”

Itulah sekelumit pesan Kolonel Harry saat Boy, sebagai ketua organisasi anak TNI/Polri di kabupaten di tengah negara Asean ini, menyerahkan Surat Keputusan Pembentukan GM FKPPI 3015/Natuna. SK tembusan itu, ditujukan bukan hanya pada Danlanal Ranai, sebagai pembina, melainkan akan diserahkan juga pada tiga pembina lain, yaitu: Dandim 0318/Natuna, Danlanud Raden Sadjad Ranai dan Kapolres Natuna.

“Pelan – pelan kita akan serahkan SK tembusan kepada tiga pembina lainnya,” kata Boy pada Info Nusantara. “Sementara, kita baru serahkan pada Danlanal Ranai,” kata pejabat salah satu instansi di Pemerintahan Kabupaten Natuna itu, lagi.

Namun sebelum penyerahan SK tembusan, Kolonel Harry mengajak Boy beserta seorang pengurusnya bertemu di KAL-Sengiap yang tambat di Pos TNI Angkatan Laut Penagi, seusai Sholat Taraweh. Agar pertemuan tak terlalu formil, sambil santai menikmati indahnya laut Ranai, dengan hidangan makanan ringan bermacam ragam.

DANLANAL Ranai memberikan cenderamata pada Ketua FKPPI Natuna

“Sebenarnya saya ada rencana ingin mengajak pengurus FKPPI berlayar dengan KAL-Sengiap, sambil berpatroli menjaga laut Natuna,” kata perwira melati tiga itu. “Tapi belum ada waktu tepat, maklum kesibukan kerja.”

Sambil berbincang santai, Kolonel Harry bercerita tentang keindahan pantai dan laut kabupaten ini. Dengan keindahan ini, Natuna layak sebagai destinasi wisata dunia. “Contoh di Hawaii, Amerika, tempat wisata kelas dunia,” katanya. “Disana pariwisata sejalan dengan pertahanan.”

Jadi, Kolonel Harry sangat setuju instruksi Presiden Joko Widodo membangun Natuna di lima sektor, yaitu: pertahanan, pariwisata, migas, perikanan dan lingkungan hidup. Karena kabupaten perbatasan ini, sangat cocok dibangun sektor-sektor itu.

“Pembangunan pertahanan dan perikanan sudah berjalan, tinggal pariwisata kita galakan,” katanya. “Natuna tak kalah menarik dari Hawaii, kekayaan alamnya sangat sempurna.”

Akhir perbincangan, Kolonel Harry sekali lagi berpesan, agar FKPPI tetap konsisten menjadi garda terdepan penjaga Pancasila. Dengan menjadi garda terdepan, Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap terjaga keutuhannya. “Kita harus selalu tanam nilai-nilai Pancasila di dada,” pungkasnya. (*andi surya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *