Breaking NEWS
22 July 2019

DLH Aceh Tamiang Gelar Sosialisasi Dokumen Lingkungan Hidup

 

infonusantara.co.id, ACEH Tamiang – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Tamiang menggelar Sosialisasi Dokumen Lingkungan Hidup. Sosialisasi di ikuti 42 peserta dari Organisasi Perangkat Daerah, Camat, Pimpinan Perusahaan, dan LSM itu, terselenggara di Meeting Room Hotel Grand Arya, Kamis pagi 27 Juni 2019.

Bupati Aceh Tamiang Mursil dalam arahannya mengatakan, persoalan lingkungan hidup, sangat kompleks. Karena perlu mempermudah masyarakat mengurus dokumen lingkungan. Namun tidak hanya masalah dokumen, pihak dinas wajib terjun kelapangan memantaunya.

“Jadi, pada masyarakat, kita harus permudah dalam pengurusan dokumen. Kita sederhanakan prosedur,” terangnya. “Tapi harus di ingat, jangan pula kita tak turun kelapangan melihat lingkungan diberi izin itu.”

Di akhir sambutan, Mursil sempat menyinggung pelayanan pada masyarakat di bidang lainnya. Banyak hal harus dibenahi. Sehingga masyarakat terbantu. “Inilah bentuk pengabdian dan kepedulian kita kepada masyarakat,” pungkasnya.

Plt. Kepala DLH Aceh Tamiang Sayed Mahdi dalam laporan menjelaskan, dengan terselenggaranya kegiatan Sosialisasi Dokumen Lingkungan Hidup, para peserta diharap dapat mengetahui dan memahami informasi terkait peraturan perundang-undangan tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Harus mengetahui jenis usaha wajib mempunyai dokumen lingkungan, dan memahami cara penyusunan dokumen lingkungan yang baik dan benar. “Saya rasa para peserta bakal cepat memahaminya,” kata Sayed.

Lingkungan hidup, menurut Sayed, sangat perlu dikelola dengan baik. Sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, bahwa bagi usaha dan atau kegiatan wajib memiliki dokumen lingkungan hidup dan izin lingkungan sebagai persyaratan memperoleh izin usaha dan atau kegiatan lain.

Dokumen lingkungan hidup harus dimiliki setiap pelaku usaha, yaitu Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), Upaya Kelola Lingkungan/Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL/UPL), Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL), Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH) dan Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup (DELH). “Jadi pelaku usaha, jangan segan berkoodinasi jika masih kurang memahami tentang dokumen-dokumen ini,” tutupnya. (*bachruny sitompul)

336x280ad