Politik

DPR kembali favoritkan Budi Gunawan jadi Kapolri

Komjen (Pol) Budi Gunawan
Komjen (Pol) Budi Gunawan

infonusantara.co.id, Jakarta – Masa jabatan Jenderal Badrodin Haiti sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia segera berakhir Juli nanti. Namun hingga kini belum ada desas desus sosok calon pengganti Badrodin. Wacana perpanjangan masa jabatan Kapolri pun mencuat. Pro kontra pun bermunculan terkait wacana itu, termasuk pihak yang menolak wacana itu. Sejumlah politisi DPR pun menilai sosok Wakapolri Komjen Budi Gunawan cocok menjadi Tri Brata 1. Sejumlah alasan diberikan terhadap sosok kontroversial itu.

Anggota Komisi III DPR Sjarifuddin Sudding menjagokan nama Wakapolri Komjen Pol Budi Gunawan dan Kalemdikpol Komjen Pol Syafruddin untuk menjadi suksesor Badrodin Haiti sebagai Kapolri. “Saya kira di institusi internal kepolisian ini cukup banyak ya. Katakanlah dengan pangkat Komjen yang memang dari sisi integritas, kredibilitas dan kapabilitasnya yang cukup baik. Katakanlah misalnya Budi Gunawan. Saya kira dia juga pemikir institusi kepolisian yang selama ini yang cukup baik ya. Ada pak Syafruddin misalnya,” kata Sudding.

Lebih jauh, Politikus Hanura ini menilai Budi Gunawan lebih berpeluang untuk menjadi Kapolri. Dia menyatakan mantan ajudan Megawati Soekarnoputri tersebut memiliki karir yang baik selama berkiprah di Korps Bhayangkara. “Sangat, saya kira punya peluang ya. Dan saya kira dia juga cukup baik selama ini di institusi kepolisian,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPR Junimart Girsang juga lebih memilih Wakapolri Komjen Pol Budi Gunawan. “Walaupun jadi hak prerogatif presiden, kenapa tidak ditempatkan saja orang yang sudah betul-betul paham tentang fungsi dan tugas Kapolri itu kepada Budi Gunawan,” kata Junimart.

Terlebih, kata dia, Budi Gunawan sudah pernah lolos fit and proper test Kapolri. “Yang secara administratif, secara hukum sudah selesai prosesnya, sebelum Kapolri yang sekarang. Itu saja langsung. Kan enggak sulit. Anggaran tidak banyak, dan selama Wakapolri sudah teruji, ya toh?” imbuhnya.

Junimart berharap pada nantinya Wakapolri dan Kapolri bisa bersinergi dengan baik. Sedangkan Budi Gunawan menurutnya bisa melakukan hal tersebut. Sedangkan terkait perpanjangan, Junimart menolaknya. Menurutnya yang bisa diperpanjang ialah pangkat sersan. Hal tersebut lantaran ditinjau dari keahlian khusus. “Nah kalau jabatan Kapolri kan jabatan politis, oleh karena jabatan politis, tidak ada hal yang mendesak, tidak ada hal yang bisa didasarkan bahwa perpanjangan itu karena mendesak,” ujarnya.

Junimart juga menilai, jika ada perpanjangan Kapolri maka regenerasi di Polri akan stagnan. Angkatan di bawahnya akan bingung dialokasikan ke mana. “Oleh karena itu kita berharap agar Kapolri pensiun awal bulan Juni ini untuk segera di-Wanjaktikan, ya siapa calon Kapolri yang diusulkan kepada kompolnas dan kompolnas mengusulkan kepada presiden,” ucapnya.

Hal senada juga dikatakan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan sampai sejauh ini ada lima nama perwira tinggi berpangkat Komisaris Jenderal (Komjen) atau bintang tiga yang masuk dalam daftar calon Kapolri terkuat.

“Sampai saat ini ada 5 calon kuat,” kata Neta.

Berikut nama-nama jenderal bintang tiga yang digadang-gadang ikut memperebutkan kursi Kapolri dari Badrodin. Komjen Budi Gunawan, Komjen Budi Waseso, Komjen Syafruddin dan Komjen Dwi Priyatno. “Budi Gunawan (BG), Budi Waseso, Tito Karnavian, Syafruddin, Dwi Priyatno,” terang dia.

Jika melihat 5 calon itu, dinilai Neta BG punya peluang besar menggantikan Badrodin. Sebab, sebelumnya BG pernah ditunjuk langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon Kapolri. Bahkan, BG sudah sempat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di DPR dan dinyatakan lolos dari tes tersebut. “Jika mengacuh bahwa komisi III pernah melakukan uji kepatutan dan kelayakan pada BG dan DPR sudah pernah menyetujui BG sebagai Kapolri,” ujar dia. Oleh karena itu, menurut Neta BG lah yang paling layak menjadi Kapolri. “Yang paling layak menjadi Kapolri dari kelima calon itu adalah BG,” ucapnya. (km)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker