Kriminal

EA Mengelabui Petugas Dengan Menyimpan 5,54 Gram Shabu & 6,30 Gram Heroin Dalam Anus

Seorang penumpang asal Sei Guntung,Indra Giri Hulu berinisial EA (47) ditangkap petugas KPPBC TMP B
Seorang penumpang asal Sei Guntung,Indra Giri Hulu berinisial EA (47)

infonusantara.co.id, Karimun – Seorang penumpang asal Sei Guntung,Indra Giri Hulu berinisial EA (47) ditangkap petugas KPPBC TMP B dan Tim Western Fleet Quick Response (TFQR) Lanal Tg Balai Karimun dalam Joint Operation di terminal kedatangan internasional tanjungbalai karimun, Jumat (8/7) pagi.

Penumpang tersebut kedapatan membawa narkoba jenis shabu dan heroin yang dibawa dari pelabuhan puteri harbour, johor malaysia dengan modus memasukkan narkoba tersebut kedalam anus/dubur.

Danlanal Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Bina Irawan Marpaung dalam Press Realease dihalaman Lanal TBK mengatakan bahwa penegahan tersebut berawal dari informasi intelijen yang mengatakan akan ada warga indonesia kembali dari malaysia melalui pelabuhan internasional karimun dengan membawa narkoba.

“Dari info tersebut kita langsung menindaklanjuti dan melakukan sharing bersama informan intelejen dan KPPBC untuk melakukan operasi bersama  dipelabuhan internasional,”ujarnya

Dia mengatakan saat operasi tersebut petugas dari Tim Lanal dan KPPBC mencurigai seseorang berinisial EA, yang mana seseorang tersebut sesuai dengan target yang telah diincar petugas.

“Pada saat penangkapan EA dalam keadaan masih dalam pengaruh narkotika (Sakau), dan kemudian kita lakukan pendalaman terhadapnya,”katanya.

Pada pengakuan pertama penumpang berinisial EA tersebut mengaku kepada petugas bahwa dirinya tidak membawa barang (Narkoba) sama sekali dan hanya memakai pada saat sebelum berangkat.

“Kemudian kita memutuskan untuk membawa EA tersebut ke RSUD untuk dilakukan ronsen terhadap tubuhnya, namun didalam perjalanan tersangka EA mengakui bahwa dirinya menyimpan narkoba didalam perutnya,”katanya

Setelah mendapatkan pengakuan dari tersangka, petugas langsung membawa kembali EA kekantor untuk diperiksa dan disuruh buang air besar untuk mengeluarkan narkoba tersebut dari dalam perutnya.

“Saat itu dari dalam perutnya keluar plastik berwarna hijau, dan dibuka ternyata terdapat 2 bungkusan yang masing- masing serbuk putih diduga psikotropika golongan I berupa methamphetamine (sabu) sebanyak 5,54 Gram dan heroin sebanyak 6,30 gram,”ujarnya.

Setelah mendapati barang tersebut, pihak petugas segera melakukan koordinasi bersama pihak kepolisian dan juga BNNK untuk mendalami kasus tersebut.

“Dan dari hasil pendalaman yang kami lakukan, kita juga dapatkan dua tersangka lainnya,”katanya.

Sementara itu, Kasi P2 KPPBC Tanjungbalai Karimun, AC Prihadiwan mengatakan bahwa tersangka berinisial EA ini merupakan target lama yang telah masuk dalam incaran KPPBC Tanjungbalai, Namun baru bisa ditangkap pada 8 July lalu.

“Kita sudah lama menunggu tersangka ini, bukan pada tanggal 8 juli saat kejadian tersebut, tetapi memang sudah lama kita tunggu dan memerlukan kesabaran, dan akhirnya pada tanggal 8 itu tersangka berhasil kita amankan,”ujarnya.

Dia mengatakan bahwa berdasarkan keterangan tersangka, EA sudah membawa 6 kali barang tersebut masuk ke Karimun.

“Jadi sebelumnya sudah 5 kali dia membawa barang tersebut masuk kesini, dan yang keenam kalinya dia berhasil kita tangkap,”katanya.

Dia mengakan tersangkat telah melanggar pasal 102 huruf e undang- undang pabean dan kemudian juga undang- undang narkotika nomor 35 tahun 2009.

Tersangka berinisial EA, saat diwawancarai wartawan mengatakan bahwa narkoba di negara malaysia masih tergolong murah, 1 gram bisa didapat dengan harga 50 ringgit malaysia.

“Untuk mendapatkan narkoba tersebut, kita hanya perlu banyak kenalan sehingga untuk mendapatkannya gampang,”ujarnya

Dirinya mengaku bahwa sudah dua kali ditangkap dimalaysia, dan empat kali menyeludupkan narkoba kekarimun dengan menggunakan modus yang sama.

Kronologis Penangkapan 2 Tersangka Lainnya

Kasat Reserse Narkoba Polres Karimun, AKP Sandityo Mahardika mengatakan bahwa berdasarkan hasil penangkapan yang dilakukan Tim TFQR Lanal Karimun bersama KPPBC TMB di pelabuhan internasional karimun, didapati satu buah TKP yang mana masih berhubungan dengan tersangka.

“Kita langsung kesana dan mendapati satu buah paket sabu dan alat hisap (Bong),”ujarnya.

Kemudian SatresNarkoba Polres Karimun langsung mendalami lebih lanjut lagi dengan asumsi dan pengalaman yang biasanya digunakan oleh para kurir, dimana biasanya tersangka tidak tiba sendiri melainkan ada beberapa orang lainnya yang satu kapal bersama dengannya.

“Hasilnya dari langkah- langkah penyelidikan yang telah kita lakukan, kita dapati satu buah TKP yaitu di daerah kolong, kecamatan meral,”katanya.

Lanjutnya, Dia mengatakan pihak kepolisian dari satresnarkoba langsung bergerak untuk menangkap dan mengamankan pelaku yang memang satu kapal dengan EA.

“Pada saat kita datang pelaku berinisial M sedang mengkonsumsi narkoba, dan dirinya langsung kita amankan beserta dengan barang bukti, berupa sisa- sisa alat hisap,”ujarnya.

Dia mengatakan dari tempat tersebut kita juga mendapatkan informasi bahwa narkoba yang berada dirumah tersebut sudah dilempar kepada orang- orang atau kaki tangannya. sehingga kita langsung mengambil langkah untuk mengejar pelaku satunya lagi berinisial Y.

“TKP ketiga didaerah Kolong, kecamatan meral didekat restoran puji, Disana kita dapati paket- paket sabu siap edar, yang rencananya pada malam itu akan diedarkan dan diperjual belikan,”katanya.(SRDNB)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker