DaerahEkonomi

INVESTOR SINGAPURA INVESTASI DI NATUNA

SUASANA rapat

infonusantara.co.id, Ranai – Investor asal Negara Singapura, ingin investasi di Kabupaten Natuna. Sebelum melakukan investasi, para pemodal negara tetangga itu, melakukan survey keliling selama dua hari di kabupaten di tengah Negara Asean ini. Hasil survey, para investor itu, didampingi perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, mengadakan pertemuan dengan Wakil Bupati (Wabup) Natuna Ngesti Yuni Suprapti, di ruang rapat utama Kantor Bupati Natuna, Jumat 18 November lalu. Hadir dalam acara, Asisten II Sekretariat Daerah Natuna Abdullah, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Natuna Hardinansyah, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Natuna Wahyunugroho, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Natuna Chaidir Char, Kepala Inspektorat Natuna Husein dan lainnya.

Wabup Natuna Ngesti Yuni Suprapti dalam sambutan mengatakan, Natuna punya wilayah yang terdiri dari 99,25 persen lautan dan hanya 0,75 persen daratan. Sementara jumlah pulau, sebanyak 154 pulau. Dari 154 pulau itu, hanya 27 pulau berpenghuni. Oleh karena itu, dengan lautan cukup luas, serta ratusan pulau belum berpenghuni, Natuna sangat berpotensi dikembangkan bagi para investor, seperti bidang perikanan, pariwisata, pertanian, perkebunan dan peternakan.

Salah seorang perwakilan investor, Iskandar sangat antusias dengan keindahan alam Natuna. Karena keindahan alam ini, ia telah berkunjung dua kali. Akan tetapi dari segi bisnis, daerah ini punya salah satu kendala, yaitu : transportasi udara. Jadi, kata Iskandar, “Kalau penerbangan rutin, kita bukan hanya ingin investasi bidang pariwisata, bidang perikanan dan pertanian juga sangat menjanjikan.”

Kepala Bappeda Natuna Hardinansyah berharap, investor jangan ragu ingin investasi di Natuna. Kedepan transportasi udara Natuna akan lancar, dengan diresmikan Bandara Ranai oleh Presiden Joko Widodo, kemarin. Dengan diresmikan Bandara Ranai, pemerintah berencana membuka penerbangan langsung ke Singapura, Malaysia dan Brunai Darussalam. “Saya dengar, pesawat Garuda dan City Link, berencana akan masuk Natuna,” katanya. “Jika mereka masuk, armada transportasi udara ke Natuna akan bertambah,” kata Hardinansyah. “Selama ini hanya pesawat Wing dan Sriwijaya melayani Natuna,” katanya lagi, sambil menambahkan, bicara Laut Natuna, merupakan jalur perdagangan internasional masuk kedalam ALKI 1 melalui Selat Karimata dan Selat Malaka. (*andi surya)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker