Buruh

Kabupaten Sukabumi Diserbu Tenaga Kerja Asing

tenaga kerja asinginfonusantara.co.id, Sukabumi – Jumlah tenaga kerja asing di Kabupaten Sukabumi terus bertambah. Berdasarkan hasil pendataan terbaru yang dilakukan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Kabupaten Sukabumi, kini jumlahnya mencapai 508 orang. Dari jumlah itu, terdapat penambahan 71 tenaga kerja asing baru yang datang dalam empat bukan terakhir.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Kabupaten Sukabumi, A Amar Halim, Jumat 29 April 2016, mengatakan bahwa tenaga kerja asing yang ada di Kabupaten Sukabumi kebanyakan berasal dari Korea Selatan dan bekerja di perusahaan garmen. Tenaga kerja asing lainnya bekerja pada bidang pertambangan, semen, dan listrik berasal dari sejumlah negara Asia Tenggara dan Tiongkok.

Amar mengatakan, sebagian besar tenaga kerja asing (TKA) telah cukup lama menetap di Sukabumi. Diperkirakan, sebanyak 346 TKA melakukan aktivitas dan tinggal semnetara di sekitar pabrik dan permukiman warga lainnya. Sedangkan sisanya bekerja lintas daerah.

Pendataan TKA dilakukan Disnakertrans pada 1.188 perusahaan di Kabupaten Sukabumi yang juga melibatkan pihak lain yang terkait. Tim tak hanya mengawasi keberadaan TKA tapi juga mengantsipasi semakin membeludaknya jumlah TKA yang masuk ke Sukabumi. Pemkab Sukabumi berencana akan memperketat izin tinggal dan bekerja orang asing untuk mengantisipasi semakin bertambahnya TKA di Sukabumi.

Sejalan dengan pertambahan TKA di Kabupaten Sukabumi, jumlah warga asing yang didepotasi juga makin bertambah. Hingga akhir April 2016, sudah 22 orang warga asing dipulangkan sejak Januari 2016. Menurut Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi, Filanto Akbar, sebagian besar mereka yang dipulangkan adalah TKA ilegal, penyalahgunaan izin tinggal, serta penipuan identitas dan izin tinggal. (pr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker