Kriminal

Kapolres Karimun Merasa Aneh, Barang Bukti Berupa 1,5 Kg Ganja Dimusnahkan Tanpa Sepengetahuannya

Kapolres Karimun AKBP Armaini
Kapolres Karimun AKBP Armaini

infonusantara.co.id, Karimun – Kapolres Karimun, AKBP Armaini langsung kaget setelah mengetahui barang bukti (BB) tangkapan narkoba jenis ganja sekitar 1,5 kilogram telah dimusnahkan.

Kagetnya Kapolres Karimun dikarenakan tidak mengetahui atau tidak menerima laporan tentang pemusanahan hasil tangkapan tersebut. “Saya tidak tahu BB tersebut sudah dimusnahkan. Laporan sudah dimusnahkan barang haram itu belum juga saya terima,” ungkap Kapolres Karimun saat ditemui sejumlah wartawan di rumah dinasnya, Kamis (14/7/2016) sore.

Sebelumnya di hari yang sama sekitar pukul 12.30 WIB sejumlah wartawan yang menjumpai Kapolres Karimun meliput ekspos tangkapan narkoba. Ekspos yang digelar Satnarkoba Polres Karimun ini termasuk hasil tangkapan narkoba jenis ganja sekitar 1,5 kilogram yang sudah dimusnahkan sebelum hari raya Idul Fitri 1437 H/2016 M tersebut.

Ironinya dalam ekspos tersebut Kasat Narkoba Polres Karimun AKP Sandityo enggan memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan yang hadir meliput. Justru Kasat Narkoba memberikan kewenangan kepada Kanit Idik, Aiptu Aspariyanto untuk menyampaikan kronologis penangkapan.

“Saya tak usah diwawancara ya, tak usah difoto dan juga diambil gambarnya. Kalau mau ambil gambar para tersangka silakan saja. Ada lima tersangka kasus narkoba, tiga orang tersangka kasus sabu-sabu yang sudah dieskpos di Lanal kemarin, satu lagi tersangka sabu-sabu asal Malaysia dan satu tersangka ganja,” kata Kasat Narkoba Polres Karimun AKP

Menanggapi hal ini Kapolres Karimun menyampaikan minta maaf. “Kejadian itu aku minta maaf. Mungkin dia (Kasat Narkoba) tidak mau muncul di media massa. Padahal wewenang untuk memimpin ekspos tersebut sudah saya limpahkan ke dia,” tuturnya.

Sementara itu Kanit Idik Satnarkoba Polres Karimun, Aiptu Aspariyanto dalam keterangan persnya mengunggkapkan, tangkapan sekitar 1,5 kilogram narkoba jenis ganja dengan rincian 1 bungkus kecil plastik warna hitam, 1 bungkus dengan kertas kalender, 13 bungkus kecil dengan plastik warna biru, 7 bungkus kecil dengan plastik sudah siap diedarkan di Tanjung Balai Karimun dari tersangka Adi Wijaya (47), warga kampung poyoh RT 02 RW 04 Kelurahan Sei Pasir, Kecamatan Meral.

“Ganja itu mau diedarkan tersangka ke orang lain. Namun kita menerima informasi dari masyarakat, bahwa tersangka akan melakukan transaksinya dan kita lakukan penangkapan langsung di rumah tersangka tanpa ada perlawanan. Tersangka dikenakan Pasal UU Narkotika No 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun, minimal 5 tahun,” ujarnya.

Adi Wijaya ketika di wawancara mengaku ganja sekitar 1,5 kilogram diantar dari Tembilahan, Provinsi Riau dari seseorang bernama Udin yang saat ini masuk dalam daftar DPO Satnarkoba Polres Karimun.

“Saya terima barang itu di Pasar Malam, Kecamatan Karimun. Saya hanya sebagai kurir dengan bayaran Rp 1,5 juta. Uang bayarannya belum diterima, karena barangnya belum selesai diantar,” ucapnya.(srdnb)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker