Mengenali Penyakit Dermatitis Atopik pada Bayi dan Anak

dr. Rahel Lisana Debora Hutagalung

dr. Rahel Lisana Debora Hutagalung

infonusantara.co.id.Tanjungpinang-Dermatitis atopik atau yang dikenal masyarakat sebagai eksim susu, merupakan penyakit kulit tersering pada bayi dan anak. Dermatitis atopik adalah radang kulit berulang yang disertai gatal pada bayi dan dan anak.

Pinang Kesehatan

Ciri-ciri Kelainan kulit berupa :

 bintil-bintil kemerahan,

 gatal, yang kemudian bila berlangsung lama (kronik),

 kulit menjadi kering, bersisik, luka-luka atau menebal menjadi kehitaman

Daerah yang terkena biasanya di kedua pipi, lekuk siku dan lekuk lutut. Dermatitis atopik dapat menimbulkan frustasibaik bagi penderita, orangtua maupun dokter yang menanganinya. Walaupun demikian dengan mengenali penyakitnya dan disertai dengan pengobatan yang baik, kelainan ini dapat diatasi

Penyebab dermatitis Atopik

Penyebab dermatitis atopik belum diketahui pasti. Biasanya terdapat faktor alergi turunan dalam keluarga atau pasien. Kelainan kulit juga dapat terjadi karena alergi, misalnya alergi terhadapat: – makanan (susu sapi, telur ayam, ikan laut, kacang-kacangan, dan lain-lain)

– debu,

– serbuk sari serta bulu binatang

Mengobati dan mencegah Dermatitis Atopik

Pada dasarnya, kulit penderita dermatitis atopik cenderung kering, mudah gatal dan lebih peka terhadap bahan iritan, pakaian kasar, berenda, wol atau sintetis, dan panas atau dingin yang ekstrem. Penting untuk mengidentifikasi kemudian menyingkirkan faktor yang memperberat dan memicu siklus gatal-garuk. Oleh karena itu prinsip pengobatan dermatitis atopik adalah menghindari bahan iritan dan faktor pencetus, mengatasi rasa gatal dan kekeringan kulit, serta mengatasi reaksi peradangan dan infeksi sekunder.

Beberapa tips sebagai penatalaksanaan maupun pencegahan umum berulangnya dermatitis atopik pada bayi dan anak adalah sebagai berikut:

  • Mandi memakai sabun dengan pH netral dan yang mengandung pelembab; hindari pembersih antibakterial (karena antibakterial membuat kulit semakin kering)
  • Mandi air hangat 1-2 kali sehari dan tidak lebih dari 10 menit setiap kalinya.
  • Mengoleskan krim steroid diberikan sesuai resep dokter dan bila sudah sembuh kulit harus dijaga kelembabannya dengan mengoleskan krim pelembab segera setelah mandi.
  • Pakaian baru sebaiknya dicuci terlebih dahulu sebelum dipakai untuk membersihkan formaldehidatau bahan kimia tambahan.
  • Mencuci pakaian dengan deterjen harus dibilas dengan baik, karena lebih peka terhadap bahan iritan.
  • Selesai berenang harus segera mandi untuk membilas sisa klorin.
  • Bayi dan anak jangan terlalu sering dimandikan, cukup dua kali sehari, jangan menggosok terlalu kuat.
  • Pakailah pakaian yang berbahan katun. Hindari memakai pakaian terlalu tebal, ketat, atau kotor, atau yang bersifat iritan (wol atau sintetik);
  • Pada bayi penting diperhatikan kebersihan daerah popok.
  • Hindari makanan yang dicurigai menyebabkan kekambuhan dan lakukan diet sesuai petunjuk dokter

Sebagai kesimpulan, dermatitis atopik atau eksim susu merupakan eksim yang sering kambuh, penyebabnya belum jelas, dan banyak faktor mempengaruhi kekambuhannya. Usahakan menjaga kebersihan kulit bayi dan anak, menghindari faktor penyebab kekambuhan, dan menjaga kulit tetap lembab dengan mengoleskan pelembab kulit segera setelah mandi. (*)