NATUNA CETAK SAWAH DAN TANAM PADI DI TAPAU

img_20160924_144547infonusantara.co.id, Ranai – Pemerintah Kabupaten Natuna, melalui Dinas Pertanian dan Peternakan, bersama Kodim 0318 Natuna melaksanakan cetak sawah dan tanam padi di Desa Tapau, Kecamatan Bunguran Tengah, Senin 19 September 2016. Program kegiatan cetak sawah dan tanam padi, bertujuan mempersiapkan ketahanan pangan di daerah, khususnya kawasan pulau terluar dan terdepan NKRI.

Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti dalam sambutan, berpesan kepada kelompok tani dan masyarakat, agar serius dalam mengelola program sawah. Sebab program ini, bantuan TNI AD dan Pemerintah Republik Indonesia, dari mulai bibit hingga cetak lahannya. Jadi, berharap Ngesti, “Kelompok tani bisa bekerja sungguh – sungguh.”

Komandan Kodim 0318 Natuna Letkol Ucu Yustiana dalam sambutan menyatakan, salah satu tugas TNI AD, sesuai Undang – Undang Nomor 34 Tahun 2004, adalah menegakkan kedaulatan NKRI. Dengan menegakan kedaulatan NKRI, salah satunya peningkatan perekonomian masyarakat. Sehingga sangat wajar, TNI AD membantu membuat program ketahanan pangan, dengan cara menggalakan pencetakan sawah dan tanam padi.

Dengan program ini, TNI AD melalui Kodam I Bukit Barisan, bekerjasama Kementerian Pertanian RI, serta Pemerintah Kabupaten Natuna, melalui Dinas Pertanian dan Peternakan-nya. “Program ini, salah satu upaya TNI mendukung ketahanan pangan di Natuna,” kata perwira berpangkat bunga dua itu. “Tahun ini, kita cetak 150 hektar sawah. Kemudian ada penambahan menjadi 137 hektar.”

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Natuna Izwar Asfawi mengatakan, dengan perkembangan pembangunan, terutama sektor industri dan pemukiman sangat berpengaruh terhadap pengembangan sektor pertanian. Oleh karena itu, pemerintah bersama TNI AD berupaya mempertahankan lahan pertanian, agar tetap menjadi kekuatan pangan di masa depan, khususnya di Natuna. Sebelum terlaksana kegiatan, dilakukan survey calon petani, lokasi, serta analisa dampak lingkungan. Kata Izwar, “Program perluasan lahan sawah Natuna dibiayai dana APBN dari Kementerian Pertanian RI.” (*andi surya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *