Natuna Siap Lahan, Kemkominfo Bangun BTS Blankspot

BUPATI Natuna Abdul Hamid Rizal duduk paling kanan

infonusantara.co.id, JAKARTA – Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal menandatangani Naskah Pinjam Pakai Lahan untuk pembangunan Base Tranceiver Station (BTS) Blankspot (kawasan tidak ada signal) di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis 7 Desember 2017. Natuna mendapat bantuan BTS Blankspot, karena berada di dalam Daerah 3T (Terluar, Terdepan, Tertinggal), Lokasi Prioritas (Lokpri) dan Perbatasan.

Acara terselanggara, selain menyelesaikan administrasi BTS Blankspot, juga memberi gambaran kepada Pemimpin Daerah 3T, Lokpri dan Perbatasan, bahwa program bantuan pembangunan dari Balai Penyedian, Pengelola, Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

Sementara, Pemerintah Kabupaten Natuna telah mempersiapkan lahan membangun BTS Blankspot di tujuh lokasi, yaitu: Desa Tanjung Pala (Pulau Laut), Desa Tanjung Setelung (Serasan), Desa Sabang Mawang (Pulau Tiga), Desa Serantas (Pulau Tiga), Desa Tanjung Batang (Pulau Tiga), Desa Selading (Pulau Tiga Barat) dan Desa Air Kumpai (Midai).

Direktur Utama BP3TI, Anang Latif dalam sambutan mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Walikota telah mendukung, dengan meminjamkan lahan untuk pembangunan BTS Blankspot. Semoga dengan terbangun BTS itu, bisa bermanfaat bagi masyarakat.

“Terus terang, BTS itu sistem pinjam pakai selama lima tahun,” terang Anang. “Saya berharap selama masa itu, pengguna bisa meningkat,” katanya lagi, sambil menambahkan, anggaran pembangunan BTS Blankspotawasan dari Universal Service Obligation (USO). Yang merupakan kontribusi dari operator. (*andi surya)