Daerah

PEMKAB ACEH TAMIANG MINTA PENGUSAHA DAN PEKERJA CIPTAKAN KESEPAHAMAN BERSAMA

SUASANA rapat

infonusantara.co.id, ACEH TAMIANG – Hubungan industrial harmonis, aman dan dinamis di setiap perusahaan akan menciptakan keserasian hubungan kerja antara pihak pekerja dan pihak pengusaha (perusahaan). Hal ini merupakan suatu keniscayaan harus diwujudkan demi meningkatkan produktivitas kerja di perusahaan.

Yang pada waktunya akan meningkatkan kesejahteraan pekerja. Demikian disampaikan Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Tamiang Adi Darma saat membuka Pelatihan Peraturan Perusahaan (PP) dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) di Perusahaan Kelapa Sawit, di Aula Bappeda Aceh Tamiang, Selasa 6 Agustus 2019.

Menurut Adi, praktik hubungan industrial, mempunyai peranan penting dalam pembangunan ekonomi suatu negara atau daerah termasuk di Aceh Tamiang. Sehingga dengan adanya pelatihan ini, pengetahuan dan pemahaman pekerja dan pengusaha meningkat, antara keduanya saling memahami tujuannya.

Tak lupa, ia menekankan pengaturan berkaitan dengan hak dan kewajiban antara pemberi kerja atau pengusaha), dengan penerima kerja atau pekerja, agar membina kepercayaan demi meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan.

“Hak dan Kewajiban bagi kedua belah pihak harus dituangkan dalam klausal PP dan PKB, dengan memberikan perlindungan, khusus bagi pekerja atau buruh,” ungkap Adi.

Kepala Bappeda Aceh Tamiang Rianto Waris melaporkan bahwa penyelenggaran pelatihan ini akan memberikan pemahaman tentang proses pembuatan dan perundingan Perjanjian Bersama sehingga nantinya kepada seluruh pemangku kepentingan memahami tentang pentingnya PP dan PKB.

Pelatihan ini diikuti 80 peserta, terdiri dari berbagai unsur, yaitu: unsur Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Pemerintah Provinsi Aceh, stakeholder terkait, LSM, dan 15 Perusahaan Perkebunan dan Industri Kelapa Aceh Tamiang. Dengan narasumber, antara lain dari Tim Respect – Earthworm Foundation (EF), perwakilan Bidang Ketenagakerjaan GAPKI pusat, Golden Agri Resources (GAR)/ Sinarmas, perusahaan pembeli Simas, OPPUK dan Wilmar, dan organisasi serikat pekerja. (*bachruny sitompul)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker