Breaking NEWS
22 August 2019

PEMKAB ACEH TAMIANG RUMUSKAN SOLUSI ATASI POLEMIK LIMBAH PETERNAKAN AYAM POTONG

SUASANA rapat

infonusantara.co.id, ACEH TAMIANG – Pemkab Aceh Tamiang sudahi polemik terkait permasalahan pencemaran lingkungan atau limbah usaha peternakan ayam di lingkungan masyarakat beberapa waktu lalu. Solusi ini diambil bersama dalam rapat koordinasi lanjutan Keberadaan Usaha Peternakan Ayam Potong di Kabupaten Bumi Muda Sedia Aceh Tamiang ini, Selasa 6 Agustus 2019.

Wakil Bupati Aceh Tamiang Tengku Insyafuddin dalam rapat mengatakan win-win solution menjadi jalan yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara berkeadilan serta dapat di terima semua pihak berkepentingan. Hal itu, sesuai rapat kali ini dapat merumuskan solusi tepat, sehingga menjadi rapat terakhir untuk permasalahan ini.

Dalam rapat kemarin, semua pihak berkepentingan, baik pemilik kandang, perusahaan, perwakilan masyarakat, dan perangkat pemerintahan kampung dan kecamatan menyepakati bahwa usaha peternakan ayam potong dapat dilanjutkan dengan catatan. Para pihak sepakat bahwa catatan dimaksud sesuai syarat dan ketentuan berlaku, memperhatikan aspek sosial serta kelayakan dan kesesuaian teknis, termasuk penanganan lalat serta limbah peternakan menjadi pokok tuntutan masyarakat berdampak.

Tampak hadir dalam rapat, Asisten Pemerintahan Setdakab Aceh Tamiang Mix Donal, Kepala OPD terkait, para Camat serta Forkopimcam daerah terdampak, Datok Penghulu masing-masing dari Kecamatan Rantau, Bendahara, Kejuruan Muda, Manyak Payed, Karang Baru, Tamiang Hulu, Bandar Pusaka, Tenggulun Sekerak, dan Seruway serta perwakilan dari perusahaan peternakan, di antaranya PT. Sumber Satwa sejahtera, PT. Karya Semangat Mandiri, PT. Indo Jaya Agra Nusa Java, PT. Pandawa, PT. Charoen Phokpand Indonesia serta Ketua Forum Peternak Ayam Kecamatan Rantau. (*bachruny sitompul)

336x280ad