Breaking NEWS
22 July 2019

Pemko Langsa Latih 150 Jukir

SWAFOTO usai pembukaan pelatihan

infonusantara.co.id, LANGSA – Pemerintah Kota Langsa melalui Dinas Perhubungan melatih 150 juru parkir (jukir). Pelatihan para jukir, wilayah kerja di Kota Langsa itu, terselenggara di aula Cakra Donya, Senin 8 Juli 2019.

Hadir dalam acara, unsur Polres Langsa, BPKD Kota Langsa, Inspektorat Kota Langsa dan undangan lain. “Saya mengapresiasi Dinas Berhubungan melaksanakan kegiatan pelatihan para juru parkir,” sambutan Wakil Walikota Langsa Marzuki Hamid.

Sebagai Kota Jasa, kata Marzuki, Kota Langsa tidak punya Sumber Daya Alam seperti daerah lain, misal: gas, minyak bumi, atau batu bara. Jadi Kota ini harus memproyeksikan diri dalam pengembangan sektor wisata, pendidikan, pelayanan kesehatan, perdagangan dan industri.

“Saat ini kita sudah punya dua universitas negeri, rumah sakit regional, pelabuhan ekspor impor, pasar tradisional, hutan kota dan hutan mangrove,” terangnya.

Sehingga Pemko Langsa harus mempersiapkan diri dalam pelayanan, tertib parkir, bersih sampah serta masyarakat ramah. “Dengan pelatihan ini, kami harap para juru parkir dapat saling berkomunikasi dengan Dinas Perhubungan, jika ada masalah atau kendala di lapangan,” pesannya.

Menurut Marzuki, juru parkir punya peran penting di dalam suatu wilayah perkotaan. Jika satu atau dua hari mereka tidak bertugas, kendaraan akan semrawut, kota jadi tidak teratur dan menimbulkan kemacetan dimana-mana.

“Parkir tertib sangat mendukung Kota Langsa sebagai Kota Jasa. Usai pelatihan, kita minta juru parkir memberi edukasi atau pendidikan bagi masyarakat pengguna perpakiran. Agar masyarakat menyadari tertib parkir sangat penting,” tutup Marzuki.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Langsa Syamsul Bahri, sebelumnya dalam laporan mengatakan tujuan pelatihan juru parkir, demi meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia bidang juru parkir. Kedepan, pelayanan perparkiran kepada masyarakat semakin baik.

Selain itu, para jukir akan lebih memahami, bagaimana mengatur berparkiran dengan benar, seperti: jenis parkir, etika profesi dan pelayanan prima. “Pelatihan dilaksanakan selama sehari,” pungkasnya. (*bachruny sitompul)

336x280ad