Penghujung Tahun, Kodim Cetak Sawah di Desa Terpencil

SUASANA Cetak Sawah Baru di Desa Kelarik Utara

infonusntara.co.id, NATUNA – Penghujung tahun, Komando Distrik Militer 0318/Natuna melaksanakan giat Cetak Sawah di Desa Kelarik Utara, Ahad 31 Desember 2017. Desa terpencil di bawah naungan Kecamatan Bunguran Utara itu, sekitar 100 kilometer dari Kota Ranai, Ibukota Kabupaten Natuna. Jarak tempuh cukup jauh, di tambah beban, sekitar 30 kilometer, infrastruktur jalan masih tanah merah.

Sehingga, ketika musim panas, jalan berdebu. Musim penghujan, jalan berlumpur. Maka, perlu waktu ekstra, serta waspada penuh mencapai Kelarik Utara. Namun infrastruktur jalan cukup membahayakan itu, tidak membuat prajurit Kodim 0318/Natuna hilang semangat.

Di bawah kendali langsung komandannya, Letnan Kolonel (Inf) Yusuf Rizal, para prajurit TNI Angkatan Darat itu, mencapai lokasi giat. Baju loreng hingga sepatu dinas, penuh lumpur. Karena beberapa kali, sejumlah kendaraan dinas mereka masuk lumpur. Harus di dorong, dengan sistem manual.

“Saya mewakili masyarakat berterimakasih kepada Kodim 0318/Natuna telah berkenan membuat program Cetak Sawah di Kelarik Utara,” kata Kepala Desa Kelarik Utara Zapridin. “Tapi setelah terlaksana cetak sawah, kami minta pembinaan dan pendampingan,” katanya lagi sambil menambahkan, latar belakang masyarakat Kelarik Utara, adalah nelayan. Sehingga perlu dibantu cara bercocok tanam.

“Karena program cetak sawah ini, kerjasama antara Kodim dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Natuna, maka kami akan minta dinas terkait melakukan pembinaan dan pendampingan,” timpal Letkol Yusuf, sambil menerangkan, giat Cetak Sawah, mendukung Swasembada Pangan Nasional.

Di Natuna, katanya, cetak sawah baru seluas 80 hektar pada 2017. Dengan rincian, 68 hektar di Desa Kelarik Utara dan 12 hektar di Desa Sedarat Baru. Tujuan program, menambah luas lahan sawah dan meningkatkan produksi padi.

“Benih padi kita tanam, varietas Situ Bagendit, sistem tanam tunggal,” terang Letkol Yusuf. “Dengan sistem irigasi di bangun, dapat mengaliri 68 hektar sawah, milik 71 Kelompok Tani Kelarik Utara.”

Bujang Arpan, salah satu Ketua Kelompok Tani Kelarik Utara, kepada sejumlah awak media, sangat mengapresiasi semangat prajurit Kodim 0318/Natuna, terutama Komandan Koramil 03/Sedanau Kapten (Arm) Bambang.

Karena bekerja siang malam, mencetak sawah baru. “Dengan semangat prajurit TNI AD membuka lahan, saya bagian dari kelompok tani harus juga semangat bercocok tanam,” kata Arpan. “Kami akan memanfaatkan lahan dengan sebaik-baiknya.”

Kapten Bambang, mengakui bersama prajuritnya terpaksa bekerja malam cetak sawah baru. Sebab pada Desember, cuaca kurang bagus, hujan selalu turun. Apalagi terbatas peralatan, sehingga mereka harus bekerja secara manual.

“Sebagai prajurit TNI, kami terbiasa bekerja dalam medan sulit,” kata Danramil 03/Sedanau itu. “Kami berharap, masyarakat petani memanfaatkan sebaik mungkin lahan, hasil kerja berat ini.” (*andi surya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *