Pesawat Xpressair, Terbang Perdana Tanjungpinang – Natuna

KADISHOP Lanud RSA Natuna Letkol Fany Philips

infonusantara.co.id, NATUNA – Pesawat Xpressair, terbang perdana, pulang pergi, Tanjungpinang – Natuna, Kamis siang 5 Oktober 2017. Peluncuran terbang perdana pesawat propeler kapasitas 30 penumpang di VIP Bandara Ranai itu, dengan harga tiket promo sekitar Rp900 ribu.

Hadir dalam peluncuran, Ketua DPRD Natuna Yusripandi. Dandim 0318/Natuna Letkol Ucu Yustiana. Danlanud Raden Sadjad (RSA) Natuna, diwakili Kadisops, Letkol (Pom) Fany Philips. Danlanal Natuna, diwakili Dandenpomal, Mayor Laut (CPM) Sukarman.

Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal, diwakili Asisten I Sekretariat Daerah Natuna Abdullah dan Asisten II Setda Natuna Hardinansyah. Ketua Lembaga Adat Melayu Natuna Wan Zawali.

“Atas nama Danlanud RSA, mengucapkan selamat atas peluncuran perdana Xpressair,” kata Letkol Fany. “Danlanud mohon maaf, tidak bisa hadir, sedang tugas ke Jakarta.”

Momen peluncuran terbang perdana pesawat Xpressair, menurut Letkol Fany, sejalan Hari Ulang Tahun TNI ke 72. Slogan HUT, “Bersama Rakyat, TNI Kuat”, mempunyai arti penting, demi menjaga keutuhan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dengan kebersamaan TNI – Rakyat, akan tercipta suasana kondusif, aman dan sejahtera. “Dimana pun bertugas, TNI bermitra dengan masyarakat,” kata Letkol Fany. “Salah satu program TNI AU, memfasilitasi pesawat Xpressair, agar secepatnya beroperasi Tanjungpinang – Natuna.”

Tidak lupa, Letkol Fany mengucapkan terimakasih atas perjuangan Raden Sadjad, sehingga terbangun bandara ini puluhan tahun silam. Atas perjuangan beliau, generasi penerus dapat menikmatinya. “Selamat HUT TNI ke 72,” kata Letkol Fany. “Selamat terbang perdana Xpressair.”

Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal, diwakili Asisten I Setda Natuna Abdullah mengucapkan selamat atas kehadiran, serta peluncuran perdana pesawat Xpressair. Dengan peluncuran ini, bisa bermanfaat bagi kelancaran transportasi masyarakat.

“Transportasi udara, darat dan laut, salah satu urat nadi pembangunan suatu daerah,” kata Abdullah. “Dengan bertambah armada udara, kita berharap harga tiket semakin murah,” katanya lagi, sambil menerangkan, Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal tidak bisa hadir, sesuai jadwal, kunjungan kerja ke Pulau Laut.

Jenderal Manager Xpressair Area Riau, Kepulauan Riau (Kepri), Malaka, Rizon Jayadi menuturkan, peluncuran terbang perdana Xpressair, Tanjungpinang – Natuna, sengaja bertepatan HUT TNI ke 72. Jadwal penerbangan, Kamis – Sabtu.

Kenapa di jadwal pada hari itu? Agar dapat menunjang aktifitas kerja masyarakat dan pemerintah ke Tanjungpinang, ibukota Provinsi Kepri.

“Sementara, seminggu, dua kali, kita melayani penerbangan Tanjungpinang – Natuna,” kata Rizon. “Tidak tertutup kemungkinan, akan bertambah, seminggu, enam kali.”

Sebenarnya, kata Rizon, rencana melayani penerbangan Xpressair, Tanjungpinang – Natuna sejak 2016. Karena menunggu ketersedian armada, akhirnya pelayanan penerbangan pada 2017.

“Kita berencana memberi pelayanan, bukan hanya Tanjungpinang – Natuna,” katanya. “Penerbangan Pontianak (Kalimantan Barat) – Natuna, sedang dikaji juga,” katanya lagi, sambil menambahkan, Xpressair terus perluas jaringan, khusus Natuna, membantu pergerakan sektor pariwisata. (*andi surya)