Breaking NEWS
19 April 2018

Presiden Naik Motor Tinjau Padat Karya Tunai

infonusantara.co.id, SUKABUMI – Ada yang unik dalam kunjungan kerja Presiden Joko Widodo pada Ahad 8 April 2018. Jokowi -biasa disapa- mengendarai sepeda motor kesayangan, blusukan dalam rangka agenda kerja ke Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

“Saya jalan kurang lebih 30 km sampai ke Pantai Pelabuhan Ratu. Tempatnya sangat indah. Jalan berkelok-kelok. Sekaligus ingin mengenalkan Pelabuhan Ratu,” ujar Jokowi, di lansir dari biro pers setpres.

Sementara Jokowi mengendarai motornya ingin meninjau pelaksanaan program Padat Karya Tunai. Ada dua program Padat Karya Tunai ditinjau langsung, yaitu program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Desa Pasir Suren, dan program Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi di Desa Citarik, Kecamatan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi.

“Ini kan hari Ahad, tadi kan urusan gizi anak, saya pengin mengajak kawan-kawan saya dari klub-klub motor bersama-sama melihat Padat Karya Tunai di desa-desa. Biasanya pakai mobil. Ini separuh jalan, kita coba pakai sepeda motor,” katanya.

Dalam perjalanan, Jokowi tampil mengenakan jaket berbahan jeans, celana panjang biru tua, dan sepatu kets. Uniknya lagi, jaket jeans biru dipakai bergambar peta Indonesia di bagian dadanya. Di bagian lengan dan punggung tertulis cukup besar “Indonesia”.

Jokowi mengendarai motor berjenis Royal Enfield Bullet 350 cc bergaya chopperland dan berwarna kuning emas. Ia ditemani puluhan bikers tergabung di beberapa klub motor, antara lain Elders.

“Semua klub motor ada. Pak Menteri PU. Ada semua. Jadi ini tidak satu klub, banyak,” terangnya.

Jokowi pun tak lupa mengingatkan ketika akan mengendarai sepeda motor, aspek keselamatan harus diperhatikan. Semua kelengkapan motor, pengendara, maupun administrasi.

“Jadi supaya diketahui kalau kita pengin naik sepeda motor spionnya harus ada, seinnya ada, lampunya ada, (plat) nomornya ada, semuanya ada. SIM-nya ada. Harus komplit,” ucap Kepala Negara.

Turut mendampingi, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (*andi surya)