Reuni Terbatas, Alumni 87 SMPN 7 Tanjungpinang

 

TANJUNGPINANG, INFO – Abu merasa senang, Sabtu sore 21 Desember 2019. Dengan sejumlah rekan, ia ngopi bersama di Sedaun House, Bukit Cermin. Ngopi bersama ini tergolong sejarah tidak terlupa. Sebab, rekan ngopi adalah, kawan se-SMP, tiga puluh dua tahun silam.

“Kami kawan SMP Negeri 7 Tanjungpinang. Yang ngumpul ini, hanya beberapa orang, masih ada empat puluhan lagi,” Abu bicara sedikit antusias.

Meski tidak muda lagi, keakraban masih terlihat. Hanya lima orang alumni SMP yang dulu terkenal berada di ujung “langit” itu berkumpul, namun suasana tetap ceria.

SMP Negeri 7 Tanjungpinang, berada di Kilometer 10. Karena berada cukup jauh dari rumah penduduk dan pusat Kota Tanjungpinang, sekolah itu, kurang dikenal.

Kini SMP Negeri 7, bukan sekolah kaleng-kaleng. Sejak perumahan dan pusat kota pindah di kilometer 9, sekolah itu, menjadi terfavorit bagi warga ibukota provinsi Kepulauan Riau (Kepri) itu.

“Kami sering ngumpul, karena punya grup WhatsApp. Walau tidak ngumpul langsung, tiap hari kami tetap silahturahmi dengan kawan-kawan sesama SMP,” timpal Baidi, rekan Abu.

“Grup WhatsApp kami, Alumni SMP N 7 ’87,” timpal Icha, rekan lain. “Dari grup itu, kami senantiasa, tegur sapa,” kata Agustina, diamini Nur Syarifah.

Memang, balas Abu, empat puluh alumni SMP Negeri 7, tidak semua berdomisili di Tanjungpinang. Ada juga yang jauh diperantauan.

“Alhamdulillah, meski kami tidak muda lagi, boleh dibilang ada yang punya cucu. Tapi kami tetap kompak. Tidak tertutup kemungkinan, kami akan adakan reuni dihadiri seluruh alumni 1987 SMP Negeri 7 Tanjungpinang,” pungkas Icha. (*red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *