Safari Maghrib, Bupati Ajak Masyarakat Cegah Pendangkalan Akidah Agama

 

ACEH TAMIANG, INFO – “Kita tangkis pendangkalan akidah agama dengan memakmurkan masjid dan pesantren,” pesan Bupati Aceh Tamiang Mursil saat kegiatan Safari Maghrib yang rutin digelar Pemkab Aceh Tamiang. Kali ini, Safari Maghrib dilaksanakan di Masjid Baitul Mansyur, Dusun Bahagia, Kampung Alur Tani Dua, Kecamatan Tamiang Hulu, Selasa 8 Oktober 2019.

Mursil mulai menceritakan problem tengah marak di Aceh Tamiang, yakni: pendangkalan akidah hingga membuat anak, remaja dan orang-orang dewasa menjadi tidak bermoral dan beretika. “Pendangkalan akidah dimulai dengan maraknya peredaran narkoba. Yang dapat merusak akal dan pikiran,” ungkapnya.

Menurut Mursil, masalah akidah, permasalahan bersama yang harus dicegah. Salah satunya dengan memakmurkan masjid dan pesantren di Aceh Tamiang.

“Terkait pendidikan Islam, bukan hanya tanggungjawab pemerintah daerah, melainkan tanggungjawab bersama. Mari kita perangi narkoba, dengan kembali memenuhi masjid dan belajar ilmu agama di pesantren atau kajian-kajian ilmu,” ujarnya.

Selain menyampaikan permasalahan tengah marak di kabupaten Bumi Muda Sedia ini, Mursil juga menambahkan, setiap kunjungan Safari Shubuh dan Safari Maghrib dirinya kerap menyertakan Kepala OPD. Dengan disertakan para Kepala OPD, salah satu bentuk afirmasi hadirnya pemerintah di tengah-tengah masyarakat.

Sehingga masyarakat dapat secara langsung menyampaikan keadaan dan permasalahan, mulai dari pelayanan publik sampai dengan sarana dan prasarana infrastruktur. Sehingga pemerintah daerah bisa langsung mengetahui kondisi terkini kampung tersebut.

“Alhamdulilah, Masjid Alur Tani Dua sudah baik. Tidak ada lagi alasan bagi masyarakat untuk tidak shalat berjamaah,” tegas Mursil kepada seluruh jamaah.

Sebelumnya, Tausiyah singkat disampaikan Ustadz Muhammad Siddik, pada konklusinya turut menegaskan keutamaan shalat berjamaah. Ia menyebutkan, keberkahan Allah senantiasa melingkupi orang-orang mukmin yang menegakkan shalat secara berjamaah, dan lebih baik dibanding dengan shalat sendiri di rumah.

Ustadz Siddik juga menerangkan, bahwa iman sesungguhnya ketika lebih mencintai Allah dibanding dengan dunia dan isinya.

“Islam hakiki adalah Islam kaffah. Setiap ucapan dan tingkah laku dalam kehidupan bermasyarakat menjunjung tinggi akidah Islam. Karena Al-quran bukan hanya sekedar dibaca. Namun isi dan kandungannya, baik tersirat maupun tersurat hendaknya menjadi pedoman hidup bagi kita manusia,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Mursil menyerahkan bantuan berupa vacuum cleaner dan bola lampu untuk keperluan mesjid yang diterima Ketua BKM Baitul Mansyur, Kampung Alur Tani Dua, Kecamatan Tamiang Hulu.

Turut hadir pada kegiatan Safari Maghrib, Wakil Bupati Aceh Tamiang Tengku Insyafuddin, para Kepala Perangkat Daerah Aceh Tamiang, Camat Tamiang Hulu M. Nur, beserta segenap Unsur Forkopimcam, Datok Penghulu beserta Perangkat Kampung dan masyarakat Kampung Alur Tani Dua. (*bachruny sitompul)

editor: andi surya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *