DaerahNasionalPolitik

Sarat Pengalaman di Birokrat Wabub Taput DR Mauliate Simorangkir Mengabdi dengan Tulus

 

Nama :  Dr  Drs. Mauliate Simorangkir, MSi,  NIP   195408241973061001,Pangkat/Gol : Pembina Utama Madya IV/d Jabatan : Tenaga Ahli Pengkaji Madya Bidang Diplomasi Lemhannas RI Tempat/Tanggal Lahir: Tarutung/24 Agustus 1954 PENDIDIKAN SD Negeri 1, Simarangkir Tarutung, Tahun 1966 SMP Negeri 3 Tarutung, Tahun 1969 STM Negeri 2 Medan, Tahun 1972 Sarjana Pendidikan IKIP Muhammadiyah Jakarta, Tahun 1986 Pasca Sarjana (S-2), Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Tahun 2007. Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) XL Lemhannas RI Tahun 2007.  Doktor (S-3), Studi Kebijakan ,Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. PENGALAMAN JABATAN PEKERJAAN Guru Sekolah Teknik Negeri X Jakarta, Tahun 1973 sd 1980. Guru/Instruktur, BLPT Jakarta, Tahun 1980 sd 1986 Pembantu Pimpinan, pada Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan, Ditjen Dikdasmen, Depdiknas Jakarta, Tahun 1986 sd 1997 Kasi Tenaga Teknis, Bidang Dikmenjur Kanwil Depdiknas Provinsi Sumatera Utara. Juni 1997 sd Maret 2001 Kepala Bagian Tata Usaha, Dinas Pendidikan Nasional, Kab. Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, Maret 2001 sd 2002 Kepala Dinas Pendidikan Nasional, Kab. Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara. Mei 2002 sd September 2004 Asisten II Umum dan Sosial, Set. Kab. Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara. September 2004 sd Februari 2005 Kabag Kerja Sama Luar Negeri, Biro Humas dan Kermalurgri Settama, Lemhannas RI, Jakarta. Februari 2005 sd Juni 2006 Kepala Pusat Pengkajian Khusus, Deputi Bidang Pengkajian Strategik Lemhannas RI, Jakarta. Juni 2006 sd April 2007 Direktur Pengkajian Internasional, Deputi Bidang Pengkajian Strategik Lemhannas RI, Jakarta. April 2007 sd Juni 2012 Tenaga Ahli Pengkaji Madya Bidang Diplomasi Lemhannas RI Juni 2012 sd Sekarang. Pelatihan : 1 Dalam Negeri , a Pelatihan Instruktur,  BLKI Bandung tahun 1977,   b. Bahasa Inggeris , PPPG Bahasa Jakarta tahun 1986.  c. ADUM Depdiknas Medan tahun 1998, d. SPAMA LAN Jakarta tahun 1999 dan e. Penddikan dan Pelatihan Kepemimpinan tingakt II LAN Jakarta tahun 2004. Luar Negeri : a. Art and Crafts Design Melbourne tahun 1991,  b. Art and Crafts Marketing Manila Philippine tanun 1991, c. Entrepreneurship Manila Philippine tahun 1994, d. Efficiency of Dual System Manheim Germany tahun 1996.
Nama : Dr Drs. Mauliate Simorangkir, MSi, NIP 195408241973061001,Pangkat/Gol : Pembina Utama Madya IV/d
Jabatan : Tenaga Ahli Pengkaji Madya Bidang Diplomasi Lemhannas RI
Tempat/Tanggal Lahir: Tarutung/24 Agustus 1954
PENDIDIKAN
SD Negeri 1, Simarangkir Tarutung, Tahun 1966
SMP Negeri 3 Tarutung, Tahun 1969
STM Negeri 2 Medan, Tahun 1972
Sarjana Pendidikan IKIP Muhammadiyah Jakarta, Tahun 1986
Pasca Sarjana (S-2), Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Tahun 2007.
Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) XL Lemhannas RI Tahun 2007.
Doktor (S-3), Studi Kebijakan ,Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
PENGALAMAN JABATAN PEKERJAAN
Guru Sekolah Teknik Negeri X Jakarta, Tahun 1973 sd 1980.
Guru/Instruktur, BLPT Jakarta, Tahun 1980 sd 1986
Pembantu Pimpinan, pada Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan, Ditjen Dikdasmen, Depdiknas Jakarta, Tahun 1986 sd 1997
Kasi Tenaga Teknis, Bidang Dikmenjur Kanwil Depdiknas Provinsi Sumatera Utara. Juni 1997 sd Maret 2001
Kepala Bagian Tata Usaha, Dinas Pendidikan Nasional, Kab. Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, Maret 2001 sd 2002
Kepala Dinas Pendidikan Nasional, Kab. Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara. Mei 2002 sd September 2004
Asisten II Umum dan Sosial, Set. Kab. Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara. September 2004 sd Februari 2005
Kabag Kerja Sama Luar Negeri, Biro Humas dan Kermalurgri Settama, Lemhannas RI, Jakarta. Februari 2005 sd Juni 2006
Kepala Pusat Pengkajian Khusus, Deputi Bidang Pengkajian Strategik Lemhannas RI, Jakarta. Juni 2006 sd April 2007
Direktur Pengkajian Internasional, Deputi Bidang Pengkajian Strategik Lemhannas RI, Jakarta. April 2007 sd Juni 2012
Tenaga Ahli Pengkaji Madya Bidang Diplomasi Lemhannas RI Juni 2012 sd Sekarang.
Pelatihan :
1 Dalam Negeri , a Pelatihan Instruktur, BLKI Bandung tahun 1977, b. Bahasa Inggeris , PPPG Bahasa Jakarta tahun 1986. c. ADUM Depdiknas Medan tahun 1998, d. SPAMA LAN Jakarta tahun 1999 dan e. Penddikan dan Pelatihan Kepemimpinan tingakt II LAN Jakarta tahun 2004.
Luar Negeri : a. Art and Crafts Design Melbourne tahun 1991, b. Art and Crafts Marketing Manila Philippine tanun 1991, c. Entrepreneurship Manila Philippine tahun 1994, d. Efficiency of Dual System Manheim Germany tahun 1996.

infonusantara.co.id, Tarutung – Drs Mauliate Simorangkir sebagai Wakil Bupati Tapanuli Utara mendampingi Bupati Drs Nikson Nababan dikenal sebagai sosok yang bersahaja namun tegas dalam prinsip tanpa neko-neko. Sebenarnya jauh sebelum menjadi Wakil Bupati,  Masyarakat Tapanuli Utara telah lama  mengenalnya karena lahir di daerah tersebut, tepatnya Desa Simorangkir Tarutung.

Apalagi  pernah menjabat di Pemkab  Tapanuli Utara dan  beberepa jabatan lainnya. Antara lain, sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Staf Ahli dan selanjutnya menjadi pejabat di Lemhanas Jakarta. Kebetulan dalam Pilkada Tapanuli Utara 2014 lalu, Drs Mauliate Simorangkir berpasangan dengan Drs Nikson Nababan, maka kembali menjabat sebagai wakil bupati yang bermakna kembali pulang kampung  untuk mengabdi  di daerah asalnya.    Menyimak dari latar belakangnya sebagai birokrat murni, tidak diragukan lagi, bahwa SDM  yang dimiliki cukup mumpuni yang bisa diandalkan  untuk   memajukan Tapanuli Utara ke depan, bersama  bupati Drs Nikson Nababan.

Dalam suatu perbincangan dengan media ini beberapa pekan lalu di ruang kerjanya kantor Bupati Tapanuli Utara kompleks Tangsi Tarutung, wakil bupati DR Mauliate Simorangkir MSi, bicara dengan terbuka apa adanya, bagaimana upayanya  bersama bupati Drs Nikson Nababan untuk memajukan daerah itu.   Namun secara spesipik Mauliate Simorangkir menyinggung Satuan tugas sapu bersih pungutan liar (Satgas Saber Pungli) yang dibentuk  Presiden Jokowi bulan Oktober 2016 lalu, tentunya harus disambut masyarakat,  terutama pengambil kebijakan dalam hal ini pemerintah wajib melaksanakannya sebagai ujung tombaknya.   Lebih jauh Mauliate Simorangklir memaparkan,  jauh sebelum Presiden Jokowi menggaungkan Satgas Saber Pungli itu, sebenarnya operasi seperti itu sudah pernah digaungkan dalam era pemerintahan lalu seperti di era mantan Presiden Soeharto yang terkenal dengan Opstibnya (Operasi tertib) dibawah komando Laksamana TNI Soedomo waktu itu, kenang Wabup Tapanuli Utara itu.

Pihaknya pun waktu itu, gencar melakukan pemberantasan pungli itu dimana Ia ditempatkan, beber Mauliate.  Karenanya,  apa yang kini tengah digaungkan pemerintah pusat harus menggema sampai ke daerah,  termasuk di Kabupaten Tapanuli Utara untuk sama-sama memberantas habis pungutan liar yang merupakan komponen utama menghambat kesejahteraan masyarakat banyak.  Ia sendiri di jabatan manapun ditempatkan,  sudah merupakan komitmennya  untuk memberantas apa yang dinamakan pungli.  Hanya mungkin, kata Mauliate kurang efektif dimasa lalu karena disebabkan karena faktor mental,  baik mental oknum birokrat yang menerima pungli  maupun yang memberikan pungli.  Maka mental  atau budaya  korupsi atau menerima  pungli harus  ditanamkan,  naik kepada jajaran birokrat  maupun kepada masyarakat, pengusaha untuk tidak memberikan pungli atau menghalalkan urusan cepat dengan pemberian pungli, jelas Mauliate Simorangkir.  Budaya pungli atau  pungli itu harus menyentuh segala lini,  terutama menyangkut proyek seperti mulai dari tender hingga pengerjaan proyek betul-betul diawasi.

Kepemimpinan Drs Nikson Nababan dan DR Mauliate Simorangkir MSi kini memasuki tahun ketiga setelah dilantik bulan April 2014 lalu.  Kepada media ini masyarakat mengakui, banyak terobosan yang telah dilakukan duet pasangan Nikson-Mauliate yang muaranya untuk kemajuan Tapanuli Utara.  Kedua sosok abdi masyarakat yang kini memimpin Tapanuli Utara itu, memang merupakan putera asli Tapanuli Utara.  Karenanya, apa yang diperbuat Bupati-Wakil Bupati Tapanuli Utara sejak menjabat 2014 lalu,  menurut penilaian berbagai elemen masyarakat, benar-benar tulus mengabdi untuk memajukan Tapanuli Utara.  Dr Mauliate Simorangkir yang lahir  di Desa Simorangkir Tarutung,  tentu memahami benar bagaimana  karakter masyarakatnya sekaligus bagaimana metode yang tepat untuk memajukan dan memotivasi masyarakatnya  untuk berjuang demi menuju kesejahteraan yang dicita-citakan bersama. (dungo/andreas simanungkalit)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker