SATGAS SABER PUNGLI POLRES NATUNA OTT KADES TANJUNG

KADES Tanjung Musmulyadi saat diperiksa Satgas Saber Pungli Polres Natuna
KADES Tanjung Musmulyadi saat diperiksa Satgas Saber Pungli Polres Natuna
*Pungli biaya surat tanah masyarakat

infonusantara.co.id, NATUNA – Satuan Tugas Saber Pungutan Liar Kepolisian Resor Natuna Operasi Tangkap Tangan (OTT) Kepala Desa Tanjung Musmulyadi, Sabtu siang 9 September 2017. Kades di bawah naungan Kecamatan Bunguran Timur Laut, Ranai itu, di OTT Satgas Saber Pungli Polres Natuna, karena telah melakukan pungli terhadap salah seorang masyarakat yang mengurus surat tanah.

Kronologis kejadian, sejumlah Tim Satgas memperoleh pengaduan, Musmulyadi, sebagai pemimpin Desa Tanjung, telah melakukan kebijakan meresahkan, yaitu: memungut biaya, ketika masyarakat ingin mengurus surat tanah. Atas pengaduan itu, tim melakukan pengintaian di sekitaran kawasan Tanjung.

Apalagi informasi diterima, akan ada pungutan surat tanah dilakukan Musmulyadi pada salah seorang masyarakat. Akhir dari penyisiran, Tim Satgas, memantau gerak gerik dua pria sedang duduk di salah satu warung di Pantai Tanjung. Salah seorang dari pria itu, menyerahkan uang kepada seorang pria satunya. Tim Satgas langsung melakukan pengamanan.

Hasil interogasi di Kantor Satuan Reserse Kriminal Polres Natuna, pria penerima uang, diamankan Tim Satgas memang benar bernama Musmulyadi. Tempat tanggal lahir, Desa Tanjung, usia 40 tahun. Pekerjaan Kades Tanjung. Alamat, Desa Tanjung RT 002/RW 001, Kecamatan Bunguran Timur Laut.

Musmulyadi meminta uang senilai Rp500 ribu, karena telah mengurus surat tanah masyarakat itu. Uang Rp500 ribu, sisa uang dari Rp2 juta, telah di bayar sebelumnya, senilai Rp1,5 juta.

Musmulyadi melakukan pungutan pengurusan surat tanah sebesar 10 persen dari harga tanah. Kebijakan pungutan tidak jelas dasar hukum itu, membuat Tim Saber Pungli Polres Natuna harus turun tangan. Sebab sangat meresahkan, terutama pada masyarakat kurang mampu. (*andi surya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *