Daerah

Tabrak Karang, Kapal Muat BBM PLN Pulau Laut Karam di Perairan Kelarik

KONDISI KM Cahaya Samudera

infonusantara.co.id, NATUNA – Kapal Motor Cahaya Samudera karam di perairan Desa Kelarik, Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Natuna, Kamis pagi 11 Juli 2019. Kapal kayu dengan berat 23 Gross Tonnage, membawa bahan bakar minyak solar milik PLN Pulau Laut, sebanyak 20 ton, menggunakan drum itu, karam menabrak karang.

Dengan kejadian tersebut, prajurit Pos Angkatan Laut (Posal) Sedanau segera melakukan penyelamatan ketempat kejadian perkara, menggunakan perahu karet, kekuatan 40 PK. Dua jam tiba kelokasi kejadian, kapal telah karam.

“Saya apresiasi, anggota Posal Sedanau cepat tanggap,” kata Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Ranai Kolonel Laut (P) Harry Setyawan pada awak media. “Terima laporan kapal karam, segera mereka turun kelapangan melakukan pertolongan atau penyelamatan.”

Laporan diterima Posal Sedanau, terang perwira TNI Angkatan Laut melati tiga penjaga keamanan laut kabupaten kepulauan ditengah negara Asean ini, dari Thomas (29), warga Sedanau. Kapal kayu berat 23 GT itu, di nakhodai Fredi, dengan tiga Anak Buah Kapal, yaitu: Sony, Bilal dan Alim.

Pemilik kapal, Houzu (58), warga Sedanau. Lokasi kejadian kapal karam, di perairan Kelarik, kordinat 03.54.822 U – 107.59.128.T. Kapal bermuatan BBM jenis solar milik PT PLN Pulau Laut, sebanyak 20 Ton. Asal BBM, Pertamina Selat Lampa. Dugaan penyebab kecelakaan laut, kapal menabrak karang.

Setelah menabrak, kapal tersangkut, dan mengalami kebocoran. Korban jiwa, nihil. Hanya kerugian materil, sebuah kapal 23 GT, 10 ton BBM jenis solar diangkut menggunakan drum, hanyut terbawa arus. Sedangkan 10 Ton BBM lain, dapat diamankan.

“Setelah melakukan penyelamatan, anggota kita mengecek kelengkapan surat menyurat kapal, hasilnya lengkap,” kata Harry. “Kita juga telah menginformasikan kapal karam itu, ke Syahbandar.” (*andi surya)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker