Breaking NEWS
21 January 2019

Takjub, Pantai Kencana di Bangun Tanpa WC

PANTAI Kencana, Ranai

infonusantara.co.id, NATUNA – Pantai Kencana, cukup terkenal di Natuna. Pantai berada di pusat Kota Ranai, ibukota kabupaten kepulauan perbatasan di tengah negara Asean ini, bukan hanya tempat bersantai warga, terkadang rutin dipergunakan sebagai lokasi hiburan bagi swasta maupun pemerintahan.

Karena sebagai lokasi hiburan bagi swasta maupun pemerintahan, pantai berpasir putih, terbangun sejumlah bangunan, termasuk duplikat Tugu Monas Jakarta ditengah lapangan, otomatis sejumlah pejabat penting negara pernah menginjakan kaki di pantai itu. Dari sekelas menteri hingga duta besar negara-negara sahabat.

Celakanya, pantai nan indah, meski pun terbangun sejumlah bangunan pendukung itu, tanpa memiliki WC alias kakus. “Terus terang, saya prihatin ketika terselenggara hiburan siang atau malam di Pantai Kencana,” kata Beni, pedagang Bandrek diseberang Pantai Kencana, Sabtu 24 November 2018.

“Para pengunjung kebingungan, saat ingin buang hajat kecil atau pun besar, sebab Pantai Kencana belum terbangun WC, umum” katanya lagi, sambil menambahkan seharusnya pemerintah segera membangun WC umum, agar pengunjung di Pantai Kencana, tidak kebingungan ingin buang hajat.

Atas keprihatinan pada pengunjung Pantai Kencana, pria setengah baya, biasa di sapa Uda itu, mengikhlaskan WC kedainya sebagai WC umum. Biarpun ia mengikhlaskan, terkadang para pengunjung, tetap merasa sungkan, pulang balik memasuki kedainya.

“Ada saja tingkah laku sebagian para pengunjung ingin buang hajat,” terang Uda. “Pura-pura salah satu dari mereka membeli bandrek atau jus buah, yang lain langsung kebelakang, alias ke WC.”

Jadi Uda hanya berpesan pada pemerintah sedang giat-giat membangun Pantai Kencana, jangan lupa segera membangun WC atau toilet umum. Hal itu sangat penting, demi kepentingan masyarakat pengunjung, serta kebersihan Pantai Kencana kedepan.

“Kalau tak ada yang mau menjaga kebersihan WC itu, saya sanggup mengelola,” kata Uda. “Pengunjung Pantai Kencana tak akan keberatan dikenai bayaran, ketika ingin buang hajat saat berada di Pantai Kencana.”

Informasi dihimpun, dibelakang bangunan olahraga panjat tebing Pantai Kencana telah dibangun WC. Namun WC berbahan kayu itu, tidak tertulis layaknya WC umum. Sehingga lokasi buang hajat itu, sulit diketahui masyarakat pengunjung.

“Seandai benar, bangunan kayu itu WC, ditulis depannya WC umum,” saran Uda. “Jadi masyarakat pengunjung mengetahui, tidak kebingungan ingin buang hajat kecil ataupun besar.” (*andi surya)

IKLAN ANDA

Iklan Google