Tarif Listrik Naik, Pelanggan Menjerit dan Kelimpungan

Kantor PLN Batam

Kantor PLN Batam

infonusantara.co.id, Batam –Naiknya tarif listrik sangat signifikan mencapai 45,5 persen, mengejutkan  sejumlah pelanggan listrik di Batam. Pemberlakuan tarif listrik oleh PLN Batam terhitung mulai tanggal 1 April 2017 lalu yang membuat sejumlah pelanggan listrik menjerit.  “Biasanya setiap bulan saya bayar tagihan listrik hanya sekitar Rp 190 ribu. Namun, bulan ini saya harus membayar tagihan listrik mencapai Rp 439 ribu. Sangat memberatkan sekali,” kata  Hanum  (43) seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Sagulung kepada Info belum lama ini.

Hanum mengaku sangat terkejut saat membayar tagihan listrik di Kantor Pos Sagulung beberapa waktu lalu dan sangat menyayangkan PLN Batam yang terlalu tinggi menaikkan tarif listrik hingga 45,5 persen. “Seharusnya PLN Batam secara bertahap menaikkan tarif listrik. Jangan langsung 45,5 persen. Kalau PLN Batam pro rakyat, seharusnya kenaikan listrik dilakukan 3 atau 4 termin,” ujar Hanum.

Sementara itu Marisa (35) mengaku sempat pontang-panting mencari utangan untuk membayar tagihan listrik yang tiba-tiba membengkak. “Saya sangat kaget harus membayar tagihan listrik hingga sampai Rp 800 ribu dalam bulan ini. Biasanya tiap bulan saya bayar tagihan listrik sekitar Rp 500 ribu. Saya terpaksa pending pembayarannya hingga 3 hari sejak tanggal 1 lalu. Untung saya punya teman yang mau pinjamkan uangnya kepada saya sehingga tagihan listrik bulan ini terbayarkan,” ungkap Marisa sedih.

Marisa berpendapat senada dengan Hanum  di mana menilai PLN Batam tak berpihak kepada rakyat kecil. Seharusnya PLN Batam jangan langsung menaikkan tarif listrik dengan sangat signifikan mencapai 45,5 persen. Seharusnya bertahap agar pelanggan tidak terkejut dan kelimpungan. (dusi)