Breaking NEWS
19 April 2018

Temu Ramah Bupati Bersama Warga Midai dan Suak Midai

SAMBUTAN Bupati Natuna

infonusantara.co.id, MIDAI – Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal beserta istri, Nurhayati melaksanakan temu ramah dengan warga Midai dan Suak Midai di Gedung Serba Guna Midai, Ahad siang 15 April 2018. Turut mendampingi, antara lain, Sekda Natuna Wan Siswandi, Kadishub Natuna Iskandar DJ, Kadis PUTR Natuna Tasrif, Kabag Umum Setda Natuna Suhardi dan Kabag Humas Setda Natuna Budi Dharma.

Dalam sambutan pembukaan, Hamid menegur beberapa warga bergerak lalu lalang ketika Lagu Indonesia Raya berkumandang. Bukan hanya teguran pelaku lalu lalang, ia juga menegur para kru foto.

“Lagu Indonesia Raya sangat sakral. Para pahlawan berjuang dengan mengeluarkan darah dan air mata. Agar lagu itu bisa dinyanyikan di Indonesia. Kita harus hargai jasa pahlawan, dan lagu bangsa kita,” tegas Hamid, sambil memperkenalkan satu persatu rombongannya, dari unsur kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Natuna.

Menurut Hamid, kepala OPD Natuna di tunjuk, sesuai kompetensi. Jadi bukan dari kecamatan tertentu. “Biar pun Mamak saya orang Midai,” kata Ketua DPW PAN Kepulauan Riau itu. “Saya jadi bupati, tak otomatis pejabat Midai diutamakan.”

Sebelum mengakhiri sambutan, Hamid menceritakan tugas luar dilakukannya, demi mendapat anggaran pemerintah pusat. Dengan tugas luar itu, maka ke-esokan hari, ia akan berangkat ke Kota Batam.

Di kota industri itu, Hamid akan rapat bersama Dirjen Cipta Karya. “Rapat ini saya harus hadir,” tegasnya. “Kita akan membahas pembangunan embung di beberapa kecamatan dilaksanakan Kementerian.”

Setelah rapat di Batam, ia akan berangkat ke Jakarta, lalu ke Sulawesi. Dari Sulawesi berangkat ke Jogja. Dari Jogja ini, kembali ke Kota Ranai. “Jika tak ada tugas luar,” katanya. “Saya ingin berkeliling ke kecamatan se-Natuna.”

Hamid sangat sepaham dengan kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo. Membangun di mulai dari daerah perbatasan dan kepulauan. Supaya warga perbatasan dan kepulauan tak tertinggal dari daerah lain.

Tak ketinggalan ia merasa bangga dengan Wan Siswandi, Sekda Natuna. Ketika masih menjabat Kadishub Natuna mampu melobi ke pemerintah pusat, sehingga Midai, Pulau Laut, Subi dan Serasan terbangun pelabuhan perintis.

Dengan terbangun pelabuhan perintis, warga kecamatan tak perlu lagi naik kapal di tengah laut. “Pelabuhan Serasan dan Midai sudah sandar KM Bukit Raya,” terang Hamid. “Tinggal Pelabunan Subi dan Pulau Laut belum selesai di bangun.”

Cikal bakal pembangunan pelabuhan perintis kecamatan ini, pernah Hamid usul ketika ia menjadi bupati pertama (2001-2006). “Mamak saya orang Midai. Pernah berpesan, jika jadi Bupati Natuna, memperjuangan pembangunan pelabuhan itu,” katanya. “Alhamdulillah, menjadi Bupati 2016-2021, pembangunan pelabuhan itu terwujud.”

Camat Midai Tri Didik Sisworo dalam sambutan mengucapkan rasa syukur, KM Bukit Raya sandar di Pelabuhan Midai. Dengan sandar di pelabuhan, warga terbantu, baik dari segi keselamatan hingga keuangan. “Semoga semua berjalan lancar,” katanya, sambil menambahkan, nanti malam akan dilaksanakan Halal Bihalal di Masjid Az-Zuriat Suak Midai. (*andi surya)