Breaking NEWS
21 August 2018

TNI AL Dampingi BI Laksanakan Kasling di Pulau Perbatasan

 

infonusantara.co.id, PULAU LAUT – TNI Angkatan Laut dampingi Bank Indonesia melaksanakan layanan kas keliling (kasling) di Pulau Laut, Natuna, Senin 16 April 2018. Layanan kasling di pulau kecamatan perbatasan negara Vietnam itu, merupakan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) terhadap pulau Terpencil, Terdepan dan Terluar (3T). Dalam program, bukan hanya layanan kasling, BI juga memberi edukasi publik mengenai ciri-ciri uang rupiah asli atau palsu.

Sementara Tim PSBI dari Jakarta bisa hadir di pulau perbatasan, sekitar enam jam menggunakan transportasi laut dari Kota Ranai, ibukota Kabupaten Natuna itu, melalui jasa KRI Wiratno 379. Ketua Tim PSBI, Ahmad Yani membawa sepuluh staf. Pengamanan dari TNI AL, Lettu Laut (E) Theovilus Tambak beserta empat personil KRI Wiratno – 379.

Ketika menginjakan kaki di Pulau Laut, Ahmad bersama rombongan, di sambut Komandan Posal Pulau Laut Letda Laut (S) Budi Utomo, serta Sekretaris Camat Pulau Laut Bambang Erawan, mewakili Camat Pulau Laut Sudirman.

“Kami hadir di pulau perbatasan ini, akan melaksanakan layanan kasling, dengan menukar uang cetakan lama dengan baru,” sambutan Ahmad di Gedung Serbaguna Madah Kencana Datuk Kaya Muhamad Dun, Desa Air Payang. “Kami juga ingin mengenalkan ciri-ciri uang asli atau palsu.”

Perkenalan ciri-ciri uang asli atau palsu, menurut Ahmad, sangat penting. Mengingat di pulau terpencil, terdepan dan terluar, sangat rentan peredaran uang palsu dilakukan oknum-oknum tak bertanggungjawab.

“Ketika masyarakat tahu ciri-ciri uang asli atau palsu,” katanya. “Oknum itu tak akan berani menukar, belanja atau mengedar uang palsu di Pulau Laut,” katanya lagi sambil menambahkan, jika ditemui oknum-oknum tak bertanggungjawab membawa uang palsu, jangan segan-segan melapor pada aparat hukum atau aparat keamanan setempat.

“Kami menyambut baik, program kasling serta edukasi mengenal uang asli atau palsu dari Tim PSBI,” kata Sekretaris Camat Pulau Laut Bambang Erawan. “Oleh karena itu, saat Tim PSBI mau datang ke Pulau Laut, jauh hari saya beritahukan kepada masyarakat, melalui kepala desa-nya.” (*andi surya)