UJUNG PERBATASAN KABASARNAS RI KUNKER

NATUNA, INFO – Kepala Badan SAR Nasional (Kabasarnas) Republik Indonesia Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito melaksanakan kunjungan kerja ke Natuna, Selasa 8 Oktober hingga Kamis 10 Oktober 2019. Kunker ke kabupaten kepulauan perbatasan di tengah negara Asean ini, ia ditemani istri, Rina Bagus Puruhito, yang juga menjabat Ketua Darma Wanita Persatuan Basarnas RI.

Dalam kunker, perwira TNI Angkatan Udara bintang tiga itu, memantau sejumlah peralatan utama Kantor Basarnas Natuna, salah satu Kapal Basarnas menyandar di Pelabuhan Penagi, Ranai, Rabu siang 9 Oktober 2019.

Tampak mendampingi pemantauan kapal cepat masih gres itu, antara lain, Kepala Kantor Basarnas Natuna Mexianus Bekabel, Danlanud Raden Sadjad Ranai Kolonel (Pnb) Fairlyanto, Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Basarnas RI Marsma TNI Heru Anggraito, serta Direktur Sarana dan Prasarana (Dirsarpras) Basarnas RI Marsma TNI Yuri Afiuddin Anwar.

“Natuna salah satu kabupaten perbatasan NKRI, yang harus mendapat perhatian khusus,” kata Bagus saat di wawancara sejumlah awak media di Kantor Basarnas Natuna, Jalan Adam Malik, Bandarsyah, Ranai. “Apalagi Kantor Basarnas Natuna termasuk kelas B, membawahi dua kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), yaitu: Natuna dan Kepulauan Anambas.”

Sehingga Kantor Basarnas Natuna, menurutnya, harus ditambah personil dan alat utama. Namun semua itu tergantung pada ketersediaan anggaran dari pemerintah pusat.

“Dari 44 Kantor Basarnas, kita hanya memiliki 3500 personil,” kata Bagus. “Idealnya 10 ribu personil,” katanya lagi, sambil menambahkan, pihaknya tetap prioritas putra-putri Natuna dalam perekrutan personil Kantor Basarnas Natuna.

Sementara penambahan armada laut, Kantor Basarnas Natuna akan mendapat kapal, hanya bobotnya sedikit kecil. Sedangkan helikopter, masih dalam perencanaan. “Semua tergantung anggaran,” pungkasnya. (*andi surya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *