Breaking NEWS
22 August 2019

Wonderful Indonesia, Puluhan Yachter Berlayar ke Natuna

SAMBUTAN Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Natuna Hardinansyah

infonusantara.co.id, NATUNA – Puluhan Yacther (wisatawan kapal pesiar) berlayar ke Natuna. Kunjungan puluhan wisatawan kapal pesiar masuk dalam program Wonderful Indonesia, kegiatan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia bekerjasama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Natuna, disambut hangat masyarakat.

Karena kegiatan setiap tahun itu, akan membawa dampak peningkatan pendapatan ekonomi kabupaten kepulauan perbatasan di tengah negara Asean ini, kedepan. “Kami berharap Natuna segera dibentuk entri dan exit point (pintu masuk dan keluar) kapal pesiar mancanegara,” sambutan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Natuna Hardinansyah saat acara ramah tamah kehadiran para Yacther di Pantai Tanjung, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Rabu malam 12 Juni 2019.

Tampak hadir dalam acara, antara lain, Sekretaris Percepatan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata RI Ratna Suranti, Sekretaris Daerah Natuna Wan Siswandi, Kepala Dinas Perhubungan Natuna Iskandar DJ, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Natuna Husyaini serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Natuna Basri. “Dengan terbentuk entri dan exit point,” kata Hardinansyah lagi. “Kapal pesiar mancanegara, dapat langsung masuk ke Natuna, tanpa perlu singgah ke kabupaten atau kota lain yang sudah punya izin itu.”

SAMBUTAN Sekretaris Daerah Natuna Wan Siswandi

Bukan hanya perlu segera dibentuk entri dan exit point, mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Natuna itu juga, menyarankan segera di bangun Pelabuhan Marina, atau pelabuhan khusus tempat persinggahan kapal dari luar negeri. “Jika kedua poin itu terbangun, Natuna bakal menjadi tempat wisata unggulan bagi wisatawan mancanegara,” terangnya. “Sumber daya alam laut dan pantai kabupaten perbatasan ini, sangat indah. Tak kalah menarik dari tempat wisata terkenal di Indonesia.”

Sekretaris Daerah Natuna Wan Siswandi dalam sambutan sangat setuju terbangun entri dan exit point, serta Pelabuhan Marina di kabupaten perbatasan ini. Atas persetujuan itu, Tokoh Pemuda Natuna itu meminta Kepala Dinas Perhubungan Natuna Iskandar DJ segera membuat regulasi, agar dapat mengusulkan rencana pembangunannya. “Mohon tindak lanjut saran ini,” tegasnya.

Ketua Perwakilan Yacther, Mr Tim dalam pidatonya mengucapkan terimakasih atas sambutan hangat pemerintah dan masyarakat Natuna. Sambutan hangat dilaksanakan, dengan suguhan makan dan minum, serta tarian asli kabupaten perbatasan ini.

SALAH satu kelompok Yachter hadir dalam temu ramah

Sehingga ia mewakili rekan-rekan Yacht berharap, kegiatan penyambutan terus terlaksana. Agar kedepan, semakin ramai wisatawan mancanegara, baik melalui kapal pesiar atau kunjungan langsung, berwisata ke Natuna. “Kami merasa senang berwisata ke kabupaten ini,” kata Mr Tim, dengan logat Inggris kental. “Laut Natuna sangat indah, termasuk pantai putih, dengan bebatuan besarnya.”

Sekretaris Percepatan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata RI Ratna Suranti dalam sambutan, akan terus mendukung pengembangan pariwisata Natuna. Mengingat, Natuna salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia. Sehingga percepatan pembangunannya akan terus berjalan di tahun-tahun berikutnya.

“Natuna masuk dalam Geopark Nasional. Tak tertutup kemungkinan bakal ditetapkan menjadi Geopark Dunia,” kata pejabat Kementerian Pariwisata RI itu. “Jadi pemerintah pusat akan terus membangun sarana prasarana kabupaten perbatasan ini.”

Sementara, kunjungan puluhan wisatawan kapal pesiar mancanegara itu, dibeberapa baliho terpasang sekitar panggung, berjudul: Wonderful Indonesia, Yacht Rally Sail To Natuna 2019. Puluhan para Yacther berasal dari Australia, Amerika, Perancis, Swiss, Inggris, Malaysia, Singapura dan New Zealand. (*andi surya)

336x280ad