Aspal Hotmix di Jln. Jilid Pahlawan dan Bacan Wisma Mas, Terlihat Tipis dan Lapennya diduga Asal-asalan.

oleh -158 Dilihat

Bandarlampung.INFONUSANTARA.co.id. Proyek pembangunan aspal Hotmix di jln. Jilid Pahlawan dan jln. Bacan, wisma mas, kel Beringin raya, kec kemiling kota Bandar Lampung, diduga sangat tipis dan Lapennya asal-asalan. “Senin.09/12/24.

Pasalnya ruas jalan aspal tersebut Lapennya tidak di siram aspal cair (koting) dan terlihat jelas di badan jalan semuanya tidak dikoting, dan lapennya tidak menggunakan batu sekering, sehingga batu Lapen tersebut berserakan dan tabur dijalan, hingga mengganggu pengguna jalan yang melintas di jln tersebut.

Selain aspalnya tipis dan Lapennya tidak di koting, dan di lokasi proyek tidak terlihat memasang papan informasi, sehingga warga masyarakat mempertanyakan dan tidak mengetahui anggaran proyek tersebut, dan dari mana perusahaan / cv yang mengerjakannya pun tidak jelas, hanya pekerjaan mengatakan jalan tersebut berasal dari Dinas Perkim propinsi.

Menurut warga setempat yang enggan disebut namanya, dirinya mengatakan aspal ini tipis sekali, dan diduga aspal ini ketebalannya paling tidak hanya 2cm, sedangkan ketebalan untuk jalan aspal lingkungan itu maksimalnya 3cm,

Ia bang kita lihat sama-sama jalan aspal ini tipis sekali dan aspalnya bergelombang serta tidak rata, dimana Lapennya enggak di siram aspal cair, dan enggak di gelar batu skerining, bagaimana jalan ini akan bertahan cukup lama, kalau kerjaannya begini, dan jalan tersebut minim dari kualitas yang baik.”Ujar warga setempat dengan nada kecewa.

Sementara itu, dari pantauan awak media di lapangan, tidak terlihat pihak dari rekanan pemborong dan pengawas dari PU pun tidak di temukan di lokasi proyek, hanya kepala tukang, Janet. mengatakan pekerjaan ini berasal dari Dinas Perkim provinsi, dan panjang jalan aspal tersebut 200cm, dan lebar 4 meter, namun ketebalan hotmix nya dia tidak menyebutkan. ” Ungkapnya saat dikonfirmasi dilokasi proyek. “kamis.05/12/24.

Diminta kepada pemerintah terkait dan Aph, agar turun mengecek jalan aspal tersebut, jika di temukan adanya penyimpangan yang merugikan negara dan masyarakat agar segera di lakukan tindakan tegas. (TimFran)