Pesawaran,- INFONUSANTARA.CO.ID – Dinas Sosial Kabupaten Pesawaran berkomitmen mewujudkan pendidikan gratis bagi enam siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu melalui program sekolah rakyat dan bantuan fasilitas usaha.(14/1/2026).
Sedikitnya enam siswa asal Pesawaran kini telah mengenyam pendidikan gratis dalam program Sekolah Rakyat Pemprov Lampung. Selain itu, bantuan permodalan dan sarana usaha turut diberikan kepada keluarga siswa peserta Sekolah Rakyat.
“Bantuan dari Sentra Terpadu Inten Soena Kementrian Sosial RI. Kami salurkan kepada pihak keluarga siswa Sekolah Rakyat untuk usaha seperti Gerobak Siomay, Peralatan usaha bakso bakar dan pop ice, bantuan modal usaha mesin perahu, jaring, serta peralatan kamar tidur dan peralatan dapur ditambah beras, susu, biscuit. ujar Kadinsos Zuriadi dijumpai diruang kerjanya pada Rabu (14-1-2026).
Kemudian Zuriadi menjelaskan, pendampingan dari Dinsos bersama pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) secara berkala dilakukan dari awal keberangkatan, hari pertama belajar dan akan terus dilakukan pemantauan secara berkelanjutan.
“Selain pendidikan, kesehatan, kehidupan sosial siswa selama di asrama, juga kita bantu dalam meningkatkan ekonomi keluarganya,” jelasnya.
Zuriadi menekankan akan pentingnya pendidikan bagi generasi muda sebagai investasi penting demi masa depan Kabupaten Pesawaran.
“Para siswa ini adalah aset pesawaran untuk itu mari kita dukung bersama agar mereka dapat mengenyam pendidikan seperti anak lainnya,” pinta Zuriadi.
Kemudian dia mengatakan, bantuan yang diberikan kepada pihak keluarga sebagai bentuk dukungan peningkatan.
Dinsos Pesawaran Salurkan Bantuan Keluarga Siswa Sekolah Rakyat.
Pesawaran,- INFONUSANTARA.CO.ID – Dinas Sosial Kabupaten Pesawaran berkomitmen mewujudkan pendidikan gratis bagi enam siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu melalui program sekolah rakyat dan bantuan fasilitas usaha.(14/1/2026).
Sedikitnya enam siswa asal Pesawaran kini telah mengenyam pendidikan gratis dalam program Sekolah Rakyat Pemprov Lampung. Selain itu, bantuan permodalan dan sarana usaha turut diberikan kepada keluarga siswa peserta Sekolah Rakyat.
“Bantuan dari Sentra Terpadu Inten Soena Kementrian Sosial RI. Kami salurkan kepada pihak keluarga siswa Sekolah Rakyat untuk usaha seperti Gerobak Siomay, Peralatan usaha bakso bakar dan pop ice, bantuan modal usaha mesin perahu, jaring, serta peralatan kamar tidur dan peralatan dapur ditambah beras, susu, biscuit. ujar Kadinsos Zuriadi dijumpai diruang kerjanya pada Rabu (14-1-2026).
Kemudian Zuriadi menjelaskan, pendampingan dari Dinsos bersama pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) secara berkala dilakukan dari awal keberangkatan, hari pertama belajar dan akan terus dilakukan pemantauan secara berkelanjutan.
“Selain pendidikan, kesehatan, kehidupan sosial siswa selama di asrama, juga kita bantu dalam meningkatkan ekonomi keluarganya,” jelasnya.
Zuriadi menekankan akan pentingnya pendidikan bagi generasi muda sebagai investasi penting demi masa depan Kabupaten Pesawaran.
“Para siswa ini adalah aset pesawaran untuk itu mari kita dukung bersama agar mereka dapat mengenyam pendidikan seperti anak lainnya,” pinta Zuriadi.
Kemudian dia mengatakan, bantuan yang diberikan kepada pihak keluarga sebagai bentuk dukungan peningkatan ekonomi.
“Kami ingin anak-anak ini berkembang dengan baik, bukan hanya di akademik, tapi juga dalam kehidupan sehari-hari dilingkup keluarga dan masyarakat dengan layak,” pungkasnya.
Sementara salah satu keluarga penerima bantuan, Agung mengapresiasi bantuan dari Dinsos Pesawaran.
Agung merasa terbantu oleh Sentra Terpadu Inten Soena Kementrian Sosial RI, melalui Dinsos Pesawaran berupa seperangkat alat usaha gerobak siomay serta peralatan kamar tidur dan makanan bergizi.
“Alhamdulillah dan terimakasih kami sampaikan atas segala dukungan dan bantuan yang diberikan kepada kami. Manfaatnya sangat kami rasakan atas kepedulian Pemkab Pesawaran kepada kami masyarakat yang kurang mampu,” ujarnya singkat. (RED).